Waka DPR Salurkan Bantuan Sanitasi di Desa Batujai NTB, Dorong Kesehatan dan Kualitas Hidup Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 4 Mei 2026 - 22:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: dok. DPR RI

Foto: dok. DPR RI

Jemarionline.com – Wakil Ketua DPR RI Koordinator Bidang Ekonomi dan Keuangan, Sari Yuliati, turun langsung ke Desa Batujai, Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Ia menyerahkan bantuan sanitasi kepada warga sebagai bagian dari program Sanitasi Berbasis Masyarakat (Sanimas).

Program ini menyasar beberapa desa, seperti Batujai, Ungga, dan Tanak Awu. Pemerintah menargetkan peningkatan kualitas sanitasi agar warga bisa hidup lebih sehat dan nyaman.

Sari menegaskan bahwa sanitasi bukan sekadar urusan kebersihan. Ia melihat sanitasi sebagai fondasi penting bagi kesehatan masyarakat dan masa depan generasi.

“Sanitasi bukan hanya soal kebersihan, tetapi menyangkut kesehatan dan masa depan generasi kita,” ujar Sari.

Masalah Sanitasi Masih Jadi Tantangan

Banyak daerah di Indonesia masih menghadapi persoalan sanitasi. Sebagian warga belum memiliki fasilitas yang layak. Kondisi ini meningkatkan risiko penyakit berbasis lingkungan.

Di beberapa wilayah, warga masih menggunakan fasilitas seadanya. Kebiasaan hidup bersih juga belum merata. Situasi ini mendorong pemerintah mempercepat pembangunan sanitasi.

Sari menilai pemerintah harus bergerak cepat. Ia menegaskan bahwa sanitasi memegang peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca Juga :  2.629 PPPK Paruh Waktu di Mataram Resmi Kantongi NIP

APBN Harus Berdampak Nyata

Pemerintah membiayai program ini melalui APBN. Negara ingin memastikan anggaran benar-benar memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

Sari mengingatkan bahwa pembangunan tidak boleh berhenti pada fisik saja. Ia meminta warga memanfaatkan dan merawat fasilitas yang sudah ada.

“Kita harus memastikan fasilitas ini benar-benar digunakan dan dirawat dengan baik,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengawasan dan tanggung jawab bersama. Menurutnya, keberhasilan program bergantung pada penggunaan yang tepat di lapangan.

Peran Warga Jadi Penentu

Program sanitasi tidak akan berhasil tanpa keterlibatan masyarakat. Warga harus ikut menjaga fasilitas agar tetap berfungsi dengan baik.

Pemerintah daerah dan kelompok masyarakat perlu aktif memberikan edukasi. Mereka harus mendorong pola hidup bersih dan sehat dalam kehidupan sehari-hari.

Sari mengajak warga untuk mengambil peran aktif. Ia percaya perubahan perilaku bisa memperkuat dampak program ini.

Dampak Langsung untuk Kesehatan

Sanitasi yang baik menurunkan risiko penyakit. Lingkungan yang bersih membantu warga menjaga kesehatan keluarga.

Baca Juga :  MUI Nilai Kurban Prabowo lewat APBN Tetap Sah

Warga yang sehat bisa bekerja lebih produktif. Mereka juga bisa meningkatkan penghasilan dan kualitas hidup.

Anak-anak mendapat manfaat besar dari kondisi ini. Mereka bisa tumbuh lebih sehat dan fokus belajar tanpa gangguan kesehatan.

Investasi Jangka Panjang

Pemerintah melihat sanitasi sebagai investasi jangka panjang. Program ini membantu menekan biaya kesehatan masyarakat.

Lingkungan yang bersih juga menciptakan suasana hidup yang lebih nyaman. Warga bisa menjalankan aktivitas sehari-hari tanpa gangguan.

Sari menilai program ini harus terus berlanjut. Ia ingin lebih banyak daerah mendapatkan akses sanitasi yang layak.

Harapan untuk Masa Depan

Pemerintah terus mendorong pemerataan akses sanitasi di seluruh Indonesia. Program seperti ini menjadi langkah penting dalam pembangunan nasional.

Sari berharap masyarakat menjaga fasilitas yang sudah ada. Ia juga mendorong semua pihak bekerja sama agar program berjalan optimal.

“Keberhasilan program ini bergantung pada kerja sama semua pihak,” ujarnya.

Berita Terkait

BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah
Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam
Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah
Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026
Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes
Terombang-ambing 345 Km, Jasad ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano
Presiden Prabowo Subianto Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:22 WIB

BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam

Senin, 28 September 2026 - 09:28 WIB

Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah

Senin, 28 September 2026 - 08:36 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB