Jakarta, jemarionline.com – Aturan barang bawaan jemaah haji menjadi perhatian utama di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, sebelum jemaah berangkat ke Arab Saudi. Petugas menerapkan aturan ini untuk memastikan tidak ada barang terlarang yang terbawa saat keberangkatan.
Untuk wilayah Jakarta, jemaah berkumpul di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur. Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede, Muhammad Ali Zakiyudin, mengingatkan jemaah agar tidak membawa barang terlarang seperti benda tajam.
Asrama Haji Pondok Gede menyediakan layanan fast track yang mempercepat proses imigrasi. Layanan ini memeriksa visa dan dokumen haji sehingga jemaah tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan imigrasi di Bandara Arab Saudi.
Ali menjelaskan bahwa petugas memeriksa seluruh barang bawaan jemaah langsung di asrama. Ia meminta jemaah tidak mengunci koper sebelum pemeriksaan agar petugas bisa membuka dan mengecek isi koper jika menemukan barang terlarang.
Petugas melakukan pemeriksaan akhir di ruang screening sebelum keberangkatan. Setelah proses itu selesai, petugas melarang siapa pun memasuki ruangan jemaah demi menjaga keamanan dan sterilisasi.
Ali juga menyebutkan barang yang sering dibawa jemaah tetapi dilarang, seperti gunting, gunting kuku, staples, dan alat penjepit makanan. Banyak jemaah tidak menyadari bahwa barang tersebut melanggar aturan barang bawaan jemaah haji.***









