AS Kecolongan, Kapal Tanker China Berhasil Tembus Selat Hormuz

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

AS Kecolongan, Kapal Tanker China Berhasil Tembus Selat Hormuz (dok.CNBC Indonesia)

AS Kecolongan, Kapal Tanker China Berhasil Tembus Selat Hormuz (dok.CNBC Indonesia)

Jakarta, jemarionline.com – Sebuah kapal tanker milik China berhasil melewati Selat Hormuz yang selama ini berada di bawah pengawasan ketat. Kapal bernama Rich Starry itu menembus blokade dan membawa sekitar 250 ribu barel metanol.

Peristiwa ini langsung menarik perhatian internasional. Selat Hormuz memiliki peran strategis karena menjadi jalur utama perdagangan energi dunia. Sekitar sepertiga pasokan minyak global melintasi jalur sempit tersebut, sehingga gangguan sekecil apa pun dapat memengaruhi pasar energi global.

Selain itu, laporan yang beredar menyebut otoritas Amerika Serikat tidak berhasil mendeteksi atau menghentikan pergerakan kapal tersebut secara efektif. Kondisi ini menunjukkan adanya celah dalam sistem pengawasan di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Iran Pilih Pakistan Jadi Mediator, DPR RI Soroti Pentingnya Perdamaian

Selat Hormuz terletak di antara Iran dan Oman. Kawasan ini sering menjadi titik ketegangan geopolitik karena berbagai kepentingan negara besar saling bertabrakan, terutama terkait distribusi energi dunia. Dalam beberapa tahun terakhir, wilayah ini juga mengalami peningkatan aktivitas militer dan pengawasan ketat dari berbagai pihak.

Di sisi lain, China sangat bergantung pada jalur ini untuk memenuhi kebutuhan energinya. Oleh karena itu, setiap gangguan di Selat Hormuz selalu menjadi perhatian serius bagi Beijing.

Baca Juga :  Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Dua Kapal Perusak AS di Teluk Oman

Hingga kini, pihak terkait belum memberikan penjelasan rinci mengenai cara kapal tanker tersebut melewati blokade tanpa terdeteksi penuh. Namun demikian, insiden ini menyoroti kelemahan sistem pengawasan di salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia.

Lebih jauh lagi, peristiwa ini berpotensi meningkatkan ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Selain itu, persaingan pengaruh antara negara-negara besar yang berkepentingan di jalur energi global juga bisa semakin meningkat.

Berita Terkait

AS dan Iran Capai Kesepakatan Nuklir, Program Nuklir Teheran Akan Dibongkar
Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Dunia Waspadai Krisis Energi
AS Serang Iran Buntut Jatuhnya Helikopter Apache di Selat Hormuz
Israel Serang Iran Lagi, Dua Anggota Militer Iran Tewas
Korban Berjatuhan di Gaza dan Lebanon, Serangan Israel Kembali Jadi Sorotan
Gempa M 7,7 Filipina Picu Peringatan Tsunami, BMKG Tetapkan Status Siaga di Sejumlah Wilayah Indonesia
Hubungan AS-Israel Memanas, Intelijen AS Naikkan Status Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Iran Serang Kapal AS, Rudal dan Drone Diluncurkan di Laut Oman
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 12:00 WIB

Iran Tutup Selat Hormuz Lagi, Dunia Waspadai Krisis Energi

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:00 WIB

AS Serang Iran Buntut Jatuhnya Helikopter Apache di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:00 WIB

Israel Serang Iran Lagi, Dua Anggota Militer Iran Tewas

Senin, 8 Juni 2026 - 13:00 WIB

Korban Berjatuhan di Gaza dan Lebanon, Serangan Israel Kembali Jadi Sorotan

Senin, 8 Juni 2026 - 07:55 WIB

Gempa M 7,7 Filipina Picu Peringatan Tsunami, BMKG Tetapkan Status Siaga di Sejumlah Wilayah Indonesia

Berita Terbaru