Dedi Mulyadi Minta Maaf Usai Polemik Pernyataan Soal Perbandingan Antar Daerah

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 14 April 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dedi Mulyadi Minta Maaf Usai Polemik Pernyataan Soal Perbandingan Antar Daerah

Dedi Mulyadi Minta Maaf Usai Polemik Pernyataan Soal Perbandingan Antar Daerah

Jemarionline.com, Jawa Barat – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, memberikan klarifikasi sekaligus menyampaikan permohonan maaf terkait polemik pernyataannya yang dinilai menyinggung perbandingan pembangunan antar daerah.

Polemik tersebut muncul setelah Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menanggapi pernyataan yang berkaitan dengan kondisi pembangunan di sejumlah wilayah. Krisantus sebelumnya menyoroti perbedaan kemampuan fiskal dan tantangan pembangunan antara Kalimantan Barat dan Jawa Barat yang kemudian memicu diskusi publik di media sosial.

Baca Juga :  Tiga Kapal Perang TNI AL Berangkat dari Ambon Amankan Wilayah Timur RI

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki niat untuk membandingkan satu daerah dengan daerah lainnya. Ia menjelaskan bahwa setiap wilayah memiliki kondisi, tantangan, serta kapasitas anggaran yang berbeda-beda sehingga tidak bisa disamakan.

“Maaf apabila apa yang dilakukan di Jawa Barat menyinggung daerah lain,” ujar Dedi dalam keterangannya yang disampaikan melalui media sosial.

Ia juga menegaskan bahwa fokus pemerintahannya adalah pada upaya pelayanan masyarakat serta percepatan pembangunan di Jawa Barat. Menurutnya, yang terpenting adalah bagaimana setiap daerah dapat bekerja sesuai kemampuan dan kondisi masing-masing tanpa harus saling memperdebatkan perbandingan.

Baca Juga :  Komunikasi Publik Super Flu Virus Harus Lebih Cermat

Dedi berharap polemik ini tidak berlanjut dan semua pihak dapat lebih mengedepankan kolaborasi antar daerah demi kemajuan bersama.

Dengan klarifikasi dan permintaan maaf tersebut, ia berupaya meredam ketegangan serta mengembalikan fokus pada agenda pembangunan daerah.

Berita Terkait

Kader NasDem Geruduk Kantor Tempo, Protes Sampul Majalah
DPR Pertanyakan Dasar Hukum “War Ticket Haji”
Jaksa Agung Rotasi 65 Kajari di Seluruh Indonesia
Harli Siregar Kembali ke Kejagung Usai Rotasi Jabatan
DPR Tegaskan Tak Ada Dasar Hukum Akses Bebas Militer Asing di Ruang Udara RI
Anwar Usman Usai Purnabakti dari MK, Tegaskan Siap Emban Tugas Baru
DPR Dorong Revisi UU ASN untuk Pemerataan Pegawai
Pemerintah Beri Tenggat Mei 2026, Produsen Rokok Ilegal Wajib Beralih ke Legal
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 23:00 WIB

Kader NasDem Geruduk Kantor Tempo, Protes Sampul Majalah

Selasa, 14 April 2026 - 16:35 WIB

Jaksa Agung Rotasi 65 Kajari di Seluruh Indonesia

Selasa, 14 April 2026 - 14:00 WIB

Harli Siregar Kembali ke Kejagung Usai Rotasi Jabatan

Selasa, 14 April 2026 - 12:00 WIB

DPR Tegaskan Tak Ada Dasar Hukum Akses Bebas Militer Asing di Ruang Udara RI

Selasa, 14 April 2026 - 11:00 WIB

Anwar Usman Usai Purnabakti dari MK, Tegaskan Siap Emban Tugas Baru

Berita Terbaru

Kader NasDem Geruduk Kantor Tempo, Protes Sampul Majalah (Poto : dok.TEMPO)

Nasional

Kader NasDem Geruduk Kantor Tempo, Protes Sampul Majalah

Selasa, 14 Apr 2026 - 23:00 WIB

Innova Reborn Diesel Masih Laris Keras di 2026, Kalahkan Zenix ( Poto : dok.Toyota/detikoto)

OTOMOTIF

Innova Reborn Diesel Masih Laris Keras di 2026, Kalahkan Zenix

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:00 WIB

AS Kecolongan, Kapal Tanker China Berhasil Tembus Selat Hormuz (dok.CNBC Indonesia)

Internasional

AS Kecolongan, Kapal Tanker China Berhasil Tembus Selat Hormuz

Selasa, 14 Apr 2026 - 19:00 WIB