BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 15:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer (dok.KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer (dok.KOMPAS.com/ADHYASTA DIRGANTARA)

Jemarionline.com, Badan Gizi Nasional (BGN) akhirnya buka suara terkait penggunaan anggaran sebesar Rp113 miliar untuk jasa event organizer (EO) yang menjadi sorotan publik.Kepala BGN, Dadan Hindayana, menegaskan bahwa penggunaan EO merupakan langkah strategis guna mendukung pelaksanaan program lembaga yang masih dalam tahap awal pembentukan.

Kebutuhan Strategis di Fase Awal

Dadan menjelaskan, sebagai lembaga yang baru berdiri, BGN masih menghadapi berbagai keterbatasan, terutama dalam hal sumber daya manusia dan sistem operasional.

Baca Juga :  BGN Luncurkan Aplikasi MBG, Guru Ikut Awasi Makanan

Menurutnya, BGN saat ini masih:

  • menyusun struktur organisasi
  • membangun sistem kerja
  • menyiapkan tata kelola program

Dalam kondisi tersebut, keberadaan EO dinilai penting untuk memastikan kegiatan berjalan efektif dan profesional.

“EO memiliki pengalaman dan keahlian dalam mengelola kegiatan berskala besar, sehingga bisa membantu mempercepat pelaksanaan program,” ujarnya seperti dikutip dari Kompas.com.

Baca Juga :  Job Hugging ASN, “Alarm Sunyi” Reformasi Birokrasi

Peran EO dalam Mendukung Program

BGN menilai penggunaan jasa EO bukan sekadar pelaksana acara, tetapi juga mencakup berbagai aspek teknis, seperti:

  • perencanaan kegiatan
  • koordinasi dengan berbagai pihak
  • pengelolaan logistik dan risiko

Dengan dukungan tersebut, BGN berharap program-program yang dijalankan dapat berlangsung lebih terarah dan minim kendala teknis.

Berita Terkait

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang
WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027
MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru
Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:54 WIB

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Kamis, 3 September 2026 - 16:47 WIB

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:30 WIB

MK Batalkan Pasal Penghinaan Pemerintah di KUHP Baru

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:35 WIB

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB