OTT Bupati Tulungagung, KPK Tangkap 16 Orang

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi. Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. KPK menangkap total 16 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (Sumber: KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Ilustrasi. Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. KPK menangkap total 16 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (Sumber: KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Jemarionline – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) di Tulungagung, Jawa Timur. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan sebanyak 16 orang.

Salah satu yang diamankan adalah Bupati Tulungagung, Gatut Sunu Wibowo. Ia diduga terlibat dalam perkara yang sedang didalami oleh KPK.

Penangkapan dilakukan pada Jumat malam. Tim KPK bergerak setelah melakukan penyelidikan tertutup di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Gus Yahya Tegaskan Tak Terlibat Kasus Kuota Haji KPK, Dukungan untuk Adiknya Gus Yaqut

Setelah diamankan, para pihak langsung dibawa untuk menjalani pemeriksaan. KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum mereka.

Hingga kini, KPK belum mengungkap secara rinci kasus yang menjerat para pihak. Namun, operasi ini diduga terkait praktik korupsi di lingkungan pemerintah daerah.

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, membenarkan adanya operasi tersebut. Ia memastikan bahwa kepala daerah termasuk dalam pihak yang diamankan.

Baca Juga :  Eks Penyidik KPK Sebut Sejumlah Kepala Daerah Tinggal Menunggu Waktu Terjerat Kasus Korupsi

Kasus ini kembali menjadi perhatian publik. OTT yang melibatkan pejabat daerah menunjukkan bahwa praktik korupsi masih menjadi tantangan serius.

KPK menegaskan akan terus mendalami perkara ini. Lembaga antirasuah itu juga berkomitmen menindak tegas pelaku korupsi.

Perkembangan lebih lanjut masih menunggu hasil pemeriksaan yang sedang berlangsung.

Berita Terkait

Antrean Haji Mengular, Wacana “War Ticket” Dinilai Berisiko
Gubernur: Andai Semua PPPK Diberhentikan pun Belum Cukup
Istana Tegaskan Tak Akan Tarik TNI dari Misi Perdamaian di Lebanon
Wacana Pengalihan Penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Kertajati Kembali Menguat
2 Wakil Indonesia Tembus Semifinal BAC 2026, Peluang ke Final Terbuka Lebar
44 Personel Yonko 463 Pasgat TNI AU Siap Bertugas di Perbatasan RI–PNG
TNI AL Gelar Latihan di Selat Singapura, Uji Hadapi Ancaman Laut
WFH ASN Setiap Jumat Resmi Berlaku Mulai Hari Ini
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 19:00 WIB

Antrean Haji Mengular, Wacana “War Ticket” Dinilai Berisiko

Sabtu, 11 April 2026 - 17:00 WIB

OTT Bupati Tulungagung, KPK Tangkap 16 Orang

Sabtu, 11 April 2026 - 16:00 WIB

Gubernur: Andai Semua PPPK Diberhentikan pun Belum Cukup

Sabtu, 11 April 2026 - 12:00 WIB

Wacana Pengalihan Penerbangan dari Soekarno-Hatta ke Kertajati Kembali Menguat

Sabtu, 11 April 2026 - 10:00 WIB

2 Wakil Indonesia Tembus Semifinal BAC 2026, Peluang ke Final Terbuka Lebar

Berita Terbaru

Air Danau Toba Surut, Ancam Ketahanan Pangan dan Energi (dok.BMKG/KOMPAS.com)

Bencana Alam

Air Danau Toba Surut, Ancam Ketahanan Pangan dan Energi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 20:00 WIB

Saksi Ahli Sebut Kasus Kredit Macet Sritex Bukan Korupsi (Ilustrasi dok.Istimewa/infobanknews.com )

Bisnis

Saksi Ahli Sebut Kasus Kredit Macet Sritex Bukan Korupsi

Sabtu, 11 Apr 2026 - 18:00 WIB

Ilustrasi. Logo Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan. KPK menangkap total 16 orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo. (Sumber: KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNG)

Nasional

OTT Bupati Tulungagung, KPK Tangkap 16 Orang

Sabtu, 11 Apr 2026 - 17:00 WIB

ASN terdiri dari PNS, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu. Ilustrasi (Foto: Ricardo/JPNN.com)

Nasional

Gubernur: Andai Semua PPPK Diberhentikan pun Belum Cukup

Sabtu, 11 Apr 2026 - 16:00 WIB