Simulasi Kredit Honda BeAT 2026: Jangan Tergiur DP Murah

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Simulasi Kredit Honda BeAT 2026: Jangan Tergiur DP Murah ( dok.KabarCirebon/YRP Official)

Simulasi Kredit Honda BeAT 2026: Jangan Tergiur DP Murah ( dok.KabarCirebon/YRP Official)

Jemarionline.com, Permintaan sepeda motor skutik entry-level seperti Honda BeAT masih tinggi di tahun 2026. Selain harga yang relatif terjangkau, motor ini juga terkenal irit bahan bakar dan cocok untuk aktivitas harian.

Seiring tingginya minat masyarakat, berbagai lembaga pembiayaan pun menawarkan skema kredit yang beragam. Mulai dari uang muka (DP) ringan hingga cicilan bulanan yang terlihat murah. Namun, calon pembeli diimbau untuk tetap rasional dalam memilih skema kredit agar tidak terbebani di kemudian hari.

Kisaran Harga Honda BeAT 2026

Secara umum, harga Honda BeAT terbaru berada di kisaran Rp18 jutaan hingga Rp20 jutaan, tergantung tipe seperti CBS, Deluxe, hingga Street. Harga tersebut bisa berbeda di tiap daerah karena menyesuaikan pajak dan biaya distribusi.

Baca Juga :  BYD Siapkan Mobil Baru Rp 100 Jutaan di Indonesia

Dalam berbagai simulasi yang beredar, kredit motor ini dapat dimulai dengan DP sekitar 20–25 persen dari harga kendaraan. Dengan skema tersebut, cicilan bulanan berada di kisaran Rp900 ribu hingga Rp1 jutaan untuk tenor 24 hingga 36 bulan.

Sebagai contoh:

  • DP sekitar Rp3,7 juta – Rp4,7 juta
  • Tenor 24 bulan: cicilan sekitar Rp900 ribu – Rp1 juta
  • Tenor 36 bulan: cicilan sedikit lebih ringan, namun total bunga lebih besar

Selain itu, ada juga promo DP ringan mulai Rp500 ribu. Meski terlihat menarik, skema ini umumnya diikuti bunga lebih tinggi sehingga total pembayaran menjadi jauh lebih mahal.

Baca Juga :  BYD M6 DM PHEV Resmi Meluncur di Indonesia, Harga Mulai Rp298 Juta

Pilih Skema Rasional

Pengamat otomotif menyarankan agar konsumen tidak hanya fokus pada cicilan ringan di awal. Skema kredit yang dianggap paling rasional adalah:

  • DP minimal 20 persen
  • Tenor maksimal 2–3 tahun

Dengan cara ini, beban cicilan masih tergolong aman tanpa membuat total pembayaran membengkak terlalu besar.Mengambil kredit dengan DP rendah memang memudahkan di awal, namun berisiko meningkatkan beban finansial jangka panjang. Oleh karena itu, masyarakat disarankan menyesuaikan cicilan dengan kemampuan keuangan, idealnya tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan bulanan.

Selain itu, penting juga membandingkan penawaran dari berbagai leasing sebelum memutuskan pembelian.

Berita Terkait

AHM Perluas Akses Pendidikan Vokasi Ke Kabupaten Sorong
GEN Autocare Sungai Penuh Tawarkan Cuci Motor Detail Berteknologi Modern
Pemerintah Patok Target TKDN Kendaraan Listrik 80 Persen Pada 2030
BYD Racco Resmi Dijual di Jepang Harga Rp 200 Jutaan
Minat All-New Lexus ES Melonjak Tinggi Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026
Honda Pajang Mobil Lintas Generasi di GIIAS 2026 untuk Tampilkan Evolusi Teknologi
Spesifikasi dan Harga VinFast VF 7 Indonesia, SUV Listrik Bertenaga 349 HP
BYD Tanggapi Insiden Mobil Listrik Terbakar Di Tol Cikampek
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:29 WIB

AHM Perluas Akses Pendidikan Vokasi Ke Kabupaten Sorong

Senin, 14 September 2026 - 19:36 WIB

GEN Autocare Sungai Penuh Tawarkan Cuci Motor Detail Berteknologi Modern

Rabu, 9 September 2026 - 13:58 WIB

Pemerintah Patok Target TKDN Kendaraan Listrik 80 Persen Pada 2030

Senin, 3 Agustus 2026 - 09:00 WIB

BYD Racco Resmi Dijual di Jepang Harga Rp 200 Jutaan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 22:00 WIB

Minat All-New Lexus ES Melonjak Tinggi Sebelum Resmi Meluncur di GIIAS 2026

Berita Terbaru

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming saat meninjau lokasi pascabencana di Sumatera Utara pada 4 September 2026.(poto: kompas.com).

Hukum

Sidang Sengketa Syarat Gibran Digelar MK Malam Ini

Senin, 21 Sep 2026 - 08:14 WIB

Kasus Febrie Adriansyah bantah kepemilikan emas 74 kg saat pelimpahan tahap dua di Kejari Jakarta Selatan.(poto: kompas.com).

Nasional

Bantah Miliki Emas 74 Kg, Febrie Adriansyah Angkat Bicara

Senin, 21 Sep 2026 - 07:51 WIB