Jakarta, jemarionline.com – PT BYD Motor Indonesia memberikan tanggapan resmi mengenai peristiwa insiden mobil listrik BYD terbakar yang terjadi di ruas Tol Jakarta-Cikampek. Peristiwa tersebut berlangsung di area selepas Gerbang Tol Cikampek Utama 1 pada Jumat pagi.
Head of Marketing, PR and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengonfirmasi kejadian tersebut secara langsung. Pihaknya menyatakan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa salah satu konsumennya.
Luther menegaskan bahwa tim internal perusahaan bergerak cepat untuk menangani kondisi pascakejadian. Perusahaan langsung menghubungi pemilik kendaraan untuk memastikan keselamatan dan memberikan bantuan teknis.
Pihak BYD memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran yang mengejutkan publik ini. Pengemudi berhasil keluar dari kabin sebelum kobaran api membakar seluruh badan kendaraan.
Tim aftersales pabrikan asal Tiongkok ini sudah mengevakuasi unit ke bengkel resmi terdekat. Tim teknis kini tengah melakukan penanganan awal serta pengumpulan data visual dari bangkai kendaraan.
Proses investigasi mendalam terus berjalan untuk menemukan penyebab utama kemunculan titik api. Manajemen berjanji akan menyampaikan hasil temuan resmi setelah seluruh rangkaian pemeriksaan teknis selesai.
Mengenai detail spesifikasi tipe kendaraan yang hangus, perusahaan belum mau membeberkan informasi rinci. Luther menyampaikan bahwa identitas pasti mengenai varian mobil masih masuk ke dalam materi penyelidikan internal.
Pihak Kepolisian Beberkan Kronologi Kejadian Kebakaran Mobil Listrik
Pamin Induk PJR Cikampek, Ipda Arya Krisna Baskara, membeberkan kronologi detik-detik terbakarnya kendaraan tersebut. Peristiwa nahas ini bermula sekitar pukul 08.00 WIB saat arus lalu lintas cenderung normal.
Mobil melaju dari arah Jakarta menuju Cikampek dengan kecepatan sedang di jalur tol. Kendaraan mulai mengalami gangguan mekanis persis sesaat setelah pengemudi melakukan transaksi pembayaran tol.
Asap tebal mendadak keluar dari bagian bawah bodi kendaraan yang disusul suara dentuman keras. Suara ledakan kecil tersebut diduga kuat bersumber dari komponen baterai akibat mengalami gangguan korsleting listrik.
Melihat kepulan asap semakin pekat, pengemudi langsung menepikan kendaraan ke bahu jalan secara sigap. Langkah cepat tersebut membuat pengemudi berhasil menyelamatkan diri sebelum kobaran api membesar.
Api dengan cepat menjalar dan melalap hampir seluruh bagian bodi kendaraan hingga gosong. Petugas jalan tol bersama kepolisian bergerak cepat mengamankan area sekitar agar tidak mengganggu pengendara lain.
Arus lalu lintas di sekitar lokasi kejadian sempat tersendat selama proses pemadaman berlangsung. Namun, situasi jalan tol kembali normal setelah bangkai kendaraan berhasil ditarik oleh mobil derek.
Tim Teknis Menjalankan Penyelidikan Penyebab Utama Kebakaran Baterai
Kepolisian bersama tim teknis BYD terus berkoordinasi secara intensif di lapangan. Kolaborasi ini bertujuan untuk memastikan apakah api murni di picu oleh kegagalan sistem baterai.
Pihak kepolisian telah mengumpulkan beberapa barang bukti dan keterangan saksi mata di lokasi. Data awal ini menjadi acuan penting untuk melengkapi berkas pemeriksaan musibah lalu lintas tersebut.
Keselamatan serta kenyamanan konsumen tetap menjadi prioritas paling utama bagi jajaran manajemen BYD. Perusahaan berkomitmen menjaga transparansi informasi kepada publik mengenai perkembangan kasus ini secara berkala.
Insiden ini mendapat perhatian luas dari masyarakat serta pengamat otomotif di Indonesia. Banyak pihak menunggu hasil resmi investigasi untuk memahami kejelasan aspek keamanan kendaraan listrik.(ar)









