Pemerintah Alihkan Anggaran Perjalanan Dinas Rp130,2 Triliun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 04:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Cara Dapat BSU Rp600.000 April 2026, Ini Panduan untuk Karyawan yang Belum Kebagian

Cara Dapat BSU Rp600.000 April 2026, Ini Panduan untuk Karyawan yang Belum Kebagian

Jemarionline.com, Jakarta, 2 April 2026 – Pemerintah Indonesia berencana mengalihkan anggaran kementerian dan lembaga (K/L) hingga Rp130,2 triliun. Langkah ini bertujuan agar APBN lebih efisien dan digunakan untuk program yang berdampak langsung pada masyarakat.

Anggaran Perjalanan Dinas Jadi Fokus

Salah satu pos utama yang dipangkas adalah belanja perjalanan dinas dan rapat, termasuk kegiatan seremonial dan non-operasional. Dana ini akan dialihkan ke program yang lebih produktif, seperti:

  • Rehabilitasi pasca-bencana
  • Pembangunan infrastruktur strategis
  • Program sosial-ekonomi prioritas
Baca Juga :  Pemerintah Tetapkan Kuota 5.750 Beasiswa LPDP pada 2026

Strategi Menghadapi Tantangan Ekonomi

Refocusing anggaran ini bagian dari langkah pemerintah menghadapi ketidakpastian ekonomi global dan kenaikan harga energi. Selain itu, pemerintah mendorong:

  • Percepatan realisasi belanja negara
  • Transformasi budaya kerja ASN, termasuk WFH satu hari per minggu
Baca Juga :  BPJS Kesehatan Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Iuran Tahun Ini

Tujuan Pengalihan Anggaran

Dengan langkah ini, pemerintah ingin memastikan setiap rupiah APBN digunakan secara optimal. Refocusing anggaran diharapkan dapat mendukung program yang langsung dirasakan masyarakat, sekaligus menjaga stabilitas fiskal nasional.

Berita Terkait

Aturan Menkeu Tegaskan Posisi PPPK dalam Pengelolaan APBN
Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026
Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh
Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal
37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan
D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya
MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran
Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 13:33 WIB

Aturan Menkeu Tegaskan Posisi PPPK dalam Pengelolaan APBN

Jumat, 31 Juli 2026 - 22:00 WIB

Pemkot Jambi Usul Kenaikan APBD 2026

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:22 WIB

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan

Berita Terbaru

Ponsel yang sedang diisi daya dengan powerbank di atas meja kerja, dikelilingi kabel charger dan laptop.(poto: AI).

Teknologi

5 Kebiasaan Pengisian Daya Ini Merusak Baterai HP Lebih Cepat

Senin, 26 Okt 2026 - 07:14 WIB

Pusat operasi siber bank memantau peringatan akses tidak sah dari agen AI pihak ketiga ke sistem rekening nasabah.(ilustrasi poto: AI).

Teknologi

Agen AI Masuk Rekening, Bank di AS Perketat Keamanan Data

Senin, 26 Okt 2026 - 07:03 WIB

Polres OKU Selatan menetapkan tersangka kasus kematian seorang narapidana di Lapas Muaradua, Sumsel, Sabtu (24/10/2026).(poto: kompas.com).

Hukum

Napi Tewas di Lapas Muaradua, Polisi Jerat Empat Tersangka

Minggu, 25 Okt 2026 - 08:09 WIB

ilustrasi visual yang menggambarkan situasi di mana akses agen AI yang tidak sah terdeteksi dan diblokir pada aplikasi perbankan.(poto: AI).

Internasional

Bank AS Blokir Agen AI Usai Bobol Rekening Nasabah

Minggu, 25 Okt 2026 - 07:55 WIB