Spanyol Tutup Wilayah Udara untuk Pesawat Militer AS Terkait Konflik Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 31 Maret 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: AP Photo/Vahid Salemi)

(Foto: AP Photo/Vahid Salemi)

Jemarionline – Spanyol resmi menutup wilayah udaranya bagi pesawat militer Amerika Serikat yang terlibat konflik di Iran. Keputusan ini diumumkan oleh Menteri Pertahanan Spanyol, Margarita Robles.

Robles menegaskan, penggunaan wilayah udara maupun pangkalan militer Spanyol, termasuk Rota dan Morón de la Frontera, untuk misi militer AS tidak diperbolehkan. Langkah ini bertujuan menjaga netralitas Spanyol dan menolak perang yang dianggap bertentangan dengan hukum internasional.

Baca Juga :  Krisis Iran 2026: Protes Besar, Inflasi Melonjak, dan Tekanan Politik Global

Perdana Menteri Pedro Sánchez menyerukan agar semua pihak menahan diri dari eskalasi militer. Penutupan wilayah udara berarti pesawat militer AS harus memilih rute alternatif untuk menghindari pelanggaran kedaulatan Spanyol.

Langkah ini menimbulkan ketegangan diplomatik dengan Amerika Serikat. Beberapa pejabat AS menyatakan keprihatinan, mengingat Spanyol merupakan anggota NATO dan mitra strategis dalam operasi militer di Eropa dan Timur Tengah.

Baca Juga :  Mantan Kepala Intelijen Inggris Sebut Iran Lebih Tangguh, Opsi AS dan Israel Kian Terbatas

Para analis menilai keputusan Spanyol sebagai tindakan tegas di Eropa yang menentang intervensi militer AS di Iran. Langkah ini juga menunjukkan perbedaan strategi antarnegara sekutu NATO terkait konflik tersebut.

Berita Terkait

Ancaman Krisis Air di Timur Tengah, Sungai Eufrat dan Tigris Terancam Mengering
Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok
Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan
Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar
Saudi Gelar Forum Umrah dan Ziyarah 2026 dengan Layanan Canggih
Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi PBB
Kejadian Drone di Rumah Menhan‑Menlu AS: Pentagon Siapkan Perlindungan Lebih Ketat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 13:00 WIB

Ancaman Krisis Air di Timur Tengah, Sungai Eufrat dan Tigris Terancam Mengering

Jumat, 3 April 2026 - 23:55 WIB

Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok

Jumat, 3 April 2026 - 23:00 WIB

Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan

Jumat, 3 April 2026 - 10:00 WIB

Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar

Jumat, 3 April 2026 - 01:00 WIB

Saudi Gelar Forum Umrah dan Ziyarah 2026 dengan Layanan Canggih

Berita Terbaru

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Bisnis

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Sabtu, 4 Apr 2026 - 12:00 WIB

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026 ( dok.KCIC/KOMPAS.com )

Nasional

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 11:00 WIB

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Bisnis

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 10:00 WIB

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai ( dok.metro TV/Candra )

Kriminal

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai

Sabtu, 4 Apr 2026 - 09:00 WIB