Jemarionline – Sejumlah negara berkembang disebut paling rentan terdampak krisis minyak global.
Kondisi ini dipicu oleh gangguan pasokan energi akibat konflik di Timur Tengah, termasuk potensi terganggunya jalur vital seperti Selat Hormuz.
Negara Paling Rentan
Beberapa negara yang dinilai paling berisiko menghadapi krisis minyak antara lain:
- Yordania
- Pakistan
- Mesir
Negara-negara ini memiliki ketergantungan tinggi pada impor energi.
Selain itu, kondisi ekonomi mereka dinilai belum cukup kuat untuk menahan lonjakan harga minyak.
Indonesia Juga Masuk Daftar
Indonesia juga termasuk dalam kelompok negara yang terdampak.
Hal ini disebabkan oleh:
- tingginya impor minyak
- besarnya subsidi energi
- sensitivitas terhadap harga global
Kenaikan harga minyak dunia dapat langsung berdampak pada anggaran negara dan inflasi domestik.
Dampak Krisis Minyak
Krisis energi global berpotensi menimbulkan berbagai efek domino, seperti:
- kenaikan harga BBM
- lonjakan inflasi
- tekanan terhadap nilai tukar
- meningkatnya beban subsidi pemerintah
Situasi ini bisa memperlambat pertumbuhan ekonomi, terutama di negara berkembang.
Dipicu Konflik Global
Krisis minyak saat ini tidak lepas dari konflik geopolitik.
Gangguan distribusi energi global membuat pasokan minyak berkurang.
Akibatnya, harga minyak melonjak dan memicu ketidakstabilan ekonomi di banyak negara.









