Tiga Kapal Perang TNI AL Berangkat dari Ambon Amankan Wilayah Timur RI

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Kapal Perang TNI AL Berangkat dari Ambon Amankan Wilayah Timur RI ( Foto: Dok. Dispen Kodaeral IX )

Tiga Kapal Perang TNI AL Berangkat dari Ambon Amankan Wilayah Timur RI ( Foto: Dok. Dispen Kodaeral IX )

Ambon – Tiga kapal perang milik TNI Angkatan Laut (TNI AL) diberangkatkan dari Ambon, Maluku, untuk melaksanakan operasi pengamanan di wilayah perairan Indonesia bagian timur.

Pengerahan kapal perang tersebut merupakan bagian dari upaya TNI AL dalam menjaga kedaulatan laut serta meningkatkan pengawasan di kawasan strategis Indonesia.

Tiga Kapal Perang Dikerahkan

Adapun tiga kapal perang yang terlibat dalam operasi tersebut yakni KRI Teluk Bintuni-520, KRI Teluk Lada-521, dan KRI Panah-626.

Baca Juga :  Jenazah Tanpa Identitas Ditemukan Saat Evakuasi KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali

Ketiga kapal tersebut mengangkat jangkar dari Ambon dan menuju wilayah operasi di perairan timur Indonesia.

Operasi ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan unsur TNI AL dalam menjaga keamanan laut.

Antisipasi Ancaman di Laut

Wilayah perairan Indonesia timur merupakan jalur pelayaran yang cukup strategis. Karena itu, pengawasan keamanan perlu terus diperkuat.

Melalui patroli laut, TNI AL dapat mengantisipasi berbagai potensi ancaman. Misalnya pelanggaran wilayah, penyelundupan, hingga aktivitas ilegal lainnya.

Dukung Operasi Militer

Dua kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST), yaitu KRI Teluk Bintuni-520 dan KRI Teluk Lada-521, memiliki kemampuan mengangkut pasukan, kendaraan tempur, serta logistik militer.

Baca Juga :  Pemerintah Resmi Tetapkan Idul Fitri 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

Sementara itu, KRI Panah-626 merupakan kapal patroli cepat yang memiliki mobilitas tinggi. Kapal ini digunakan untuk memperkuat pengawasan di wilayah perairan.

Dengan pengerahan tiga kapal perang tersebut, TNI AL diharapkan dapat menjaga keamanan dan kedaulatan wilayah laut Indonesia, khususnya di kawasan timur.

Berita Terkait

Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian
Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:00 WIB

Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:00 WIB

Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:00 WIB

Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB