Sungai Penuh, Jambi – Warga Kota Sungai Penuh mengeluhkan penumpukan sampah di beberapa titik. Tempat pembuangan sementara (TPS) penuh dengan sampah rumah tangga yang belum diangkut oleh petugas kebersihan. Akibatnya, muncul bau tidak sedap yang mengganggu aktivitas warga di sekitar lokasi.
Beberapa titik yang paling parah antara lain kawasan Koto Baru dan area sekitar Kincai Plaza. Warga berharap pemerintah segera menindaklanjuti agar sampah dapat diangkut tepat waktu.
Warga Khawatir Dampak Kesehatan dan Lingkungan
“Kami sudah beberapa hari melihat sampah menumpuk di TPS. Bau dan pemandangannya sangat mengganggu, apalagi untuk anak-anak yang bermain di sekitar,” ujar salah seorang warga.
Penumpukan sampah yang terlalu lama bisa menimbulkan penyakit dan mencemari sungai, terutama karena beberapa TPS berada dekat aliran air.
Pemerintah Belum Memberi Keterangan
Hingga saat ini, Dinas Lingkungan Hidup Kota Sungai Penuh belum memberikan keterangan resmi terkait keterlambatan pengangkutan sampah. Informasi di masyarakat menyebut TPST Renah Kayu Embun di Kecamatan Kumun Debai sudah beberapa bulan tidak beroperasi, namun belum ada konfirmasi resmi.
Harapan Warga
Warga meminta pemerintah segera mengambil langkah, termasuk mengaktifkan kembali TPST yang sempat tidak beroperasi dan meningkatkan jadwal pengangkutan sampah rutin. Tujuannya agar Kota Sungai Penuh tetap bersih dan nyaman untuk dihuni.









