Bayi Lahir Saat atau Setelah Khutbah Idul Fitri, Apakah Wajib Dibayarkan Zakat Fitrah?

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 22 Februari 2026 - 06:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bayi Lahir Saat atau Setelah Khutbah Idul Fitri, Apakah Wajib Dibayarkan Zakat Fitrah?

Bayi Lahir Saat atau Setelah Khutbah Idul Fitri, Apakah Wajib Dibayarkan Zakat Fitrah?

Jemarionline.com – Menjelang Hari Raya Idul Fitri, pertanyaan seputar zakat fitrah kerap muncul di tengah masyarakat. Salah satu yang sering menjadi perbincangan adalah hukum zakat fitrah bagi bayi yang lahir bertepatan dengan waktu salat Idul Fitri, bahkan ketika proses persalinan masih berlangsung.

Tidak sedikit orang tua yang bingung apakah bayi yang lahir saat khutbah Idul Fitri atau setelahnya tetap wajib dibayarkan zakat fitrah.

Waktu Penentuan Wajib Zakat Fitrah

Dalam fikih Islam, kewajiban zakat fitrah memiliki batas waktu yang jelas. Mayoritas ulama (jumhur) menjelaskan bahwa zakat fitrah mulai wajib sejak terbenamnya matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan, yakni saat memasuki malam Idul Fitri.

Setiap muslim yang masih hidup pada waktu tersebut wajib ditunaikan zakat fitrahnya, baik laki-laki maupun perempuan, dewasa ataupun anak-anak. Pembayaran zakat biasanya dilakukan oleh kepala keluarga atau wali.

Ketentuan waktu inilah yang menjadi dasar dalam menentukan kewajiban zakat fitrah bagi bayi yang baru lahir.

Bayi Masih Dalam Proses Kelahiran

Para ulama menjelaskan bahwa seorang bayi dianggap lahir secara sah menurut hukum syariat apabila telah keluar seluruh tubuhnya dari rahim ibu dalam keadaan hidup.

Baca Juga :  Wajib Diketahui: Empat Macam Puasa wajib Ini

Karena itu, bayi yang masih berada dalam proses persalinan — meskipun sebagian tubuhnya sudah keluar — belum dihukumi sebagai kelahiran sempurna. Selama bayi masih berada di dalam kandungan saat waktu wajib zakat fitrah tiba, ia belum termasuk pihak yang wajib dizakati.

Lahir Saat atau Setelah Khutbah Idul Fitri

Apabila bayi baru lahir setelah pelaksanaan salat Idul Fitri atau bahkan ketika khutbah Idul Fitri berlangsung hingga selesai, maka hukumnya tidak wajib dibayarkan zakat fitrah.

Hal ini karena kelahirannya terjadi setelah masuknya waktu kewajiban zakat fitrah, yaitu sejak maghrib di akhir bulan Ramadhan. Dengan demikian, bayi tersebut belum memenuhi syarat sebagai individu yang hidup pada saat kewajiban zakat dimulai.

Perbedaan Jika Lahir Sebelum Maghrib

Sebaliknya, apabila bayi lahir sebelum matahari terbenam pada hari terakhir Ramadhan, maka ia sudah termasuk orang yang wajib dizakati. Dalam kondisi ini, orang tua atau wali berkewajiban membayarkan zakat fitrah atas nama bayi tersebut.

Baca Juga :  Bolehkah Anak Membayar Zakat Fitrah kepada Orang Tua? Ini Penjelasan Hukum Islam

Pendapat ini merupakan pandangan mayoritas ulama, termasuk mazhab Syafi’i yang banyak dianut umat Islam di Indonesia.

Boleh Bersedekah Meski Tidak Wajib

Meski tidak wajib, orang tua tetap diperbolehkan memberikan sedekah sebagai bentuk rasa syukur atas kelahiran anak. Namun sedekah tersebut tidak dihitung sebagai zakat fitrah.

Tujuan Disyariatkannya Zakat Fitrah

Zakat fitrah bertujuan menyucikan orang yang berpuasa dari kekurangan selama Ramadhan sekaligus membantu kaum fakir miskin agar dapat merasakan kebahagiaan pada hari raya. Karena itu, ketentuan waktunya ditetapkan secara tegas agar pelaksanaannya sesuai dengan aturan syariat.

Kesimpulan

Bayi yang lahir saat atau setelah khutbah Idul Fitri, termasuk yang sebelumnya masih dalam proses kelahiran, tidak wajib dibayarkan zakat fitrah. Kewajiban zakat hanya berlaku bagi mereka yang telah lahir dan hidup sebelum matahari terbenam di akhir bulan Ramadhan.

Pemahaman ini diharapkan dapat membantu masyarakat menunaikan zakat fitrah secara tepat sesuai ajaran

Berita Terkait

Mengapa Wahyu Pertama Turun Surat Al-‘Alaq Tidak Surat Yang Lain.?
Al-Qur’an Akan Memberi Syafaat bagi Ahlinya
Menghafal Al-Qur’an Saat Puasa Lebih Mudah Daripada Saat Perut Kenyang
Kapan Orang yang Meninggal Tetap Wajib Dibayarkan Zakat Fitrahnya? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Hadisnya
Tata Cara Pembagian Zakat Fitrah yang Benar Sesuai Syariat Islam
Apakah Rasulullah Pernah Membayar Zakat Fitrah dengan Uang? Ini Penjelasannya
Wajib Diketahui: Empat Macam Puasa wajib Ini
Tarawih 11 Rakaat atau 23 Rakaat, Mana yang Benar? Ini Penjelasan Lengkap Menurut Ulama
Berita ini 25 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 07:00 WIB

Mengapa Wahyu Pertama Turun Surat Al-‘Alaq Tidak Surat Yang Lain.?

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:31 WIB

Al-Qur’an Akan Memberi Syafaat bagi Ahlinya

Minggu, 22 Februari 2026 - 12:22 WIB

Menghafal Al-Qur’an Saat Puasa Lebih Mudah Daripada Saat Perut Kenyang

Minggu, 22 Februari 2026 - 08:00 WIB

Kapan Orang yang Meninggal Tetap Wajib Dibayarkan Zakat Fitrahnya? Ini Penjelasan Lengkap Beserta Hadisnya

Minggu, 22 Februari 2026 - 07:33 WIB

Tata Cara Pembagian Zakat Fitrah yang Benar Sesuai Syariat Islam

Berita Terbaru

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Pemerintahan

D2NP PNS: Pengertian, Fungsi, dan Cara Cek di MyASN

Rabu, 25 Feb 2026 - 23:00 WIB