Hilal 2026: BMKG Siapkan 37 Titik Pantau Awal Ramadhan”

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 16 Februari 2026 - 08:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hilal 2026: BMKG Siapkan 37 Titik Pantau Awal Ramadhan

Hilal 2026: BMKG Siapkan 37 Titik Pantau Awal Ramadhan

Jemarionline.com, Jakarta – Menjelang penetapan awal bulan suci Ramadhan, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyiapkan 37 titik pengamatan hilal yang tersebar di seluruh Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk mendukung proses penentuan 1 Ramadhan melalui metode rukyatul hilal atau pemantauan bulan sabit muda.

Pengamatan dilakukan secara serentak dari wilayah barat hingga timur Indonesia. Lokasinya meliputi Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua. Setiap titik dipilih karena memiliki posisi strategis untuk melihat kemunculan hilal saat matahari terbenam.

Baca Juga :  Gubernur: Andai Semua PPPK Diberhentikan pun Belum Cukup

BMKG bekerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia, tim astronomi, serta berbagai lembaga terkait. Data hasil pengamatan akan menjadi bahan pendukung dalam sidang isbat penetapan awal Ramadhan.

Selain observasi langsung, BMKG juga menyiapkan analisis astronomi. Data tersebut meliputi tinggi hilal, umur bulan, elongasi, serta kondisi cuaca di lokasi pengamatan. Informasi cuaca menjadi faktor penting karena awan tebal atau hujan dapat menghambat visibilitas hilal.

BMKG menjelaskan bahwa pemantauan cuaca dilakukan secara berkala menjelang waktu pengamatan. Tujuannya agar tim rukyat dapat menentukan waktu terbaik untuk melakukan observasi.

Baca Juga :  Bolehkah Puasa Qadha Digabung dengan Puasa Sunnah?

Hasil pengamatan dari seluruh titik akan dilaporkan kepada Kementerian Agama sebelum sidang isbat digelar. Pemerintah kemudian menetapkan awal Ramadhan dengan mempertimbangkan hasil rukyat dan perhitungan hisab secara nasional.

Melalui pengamatan yang terkoordinasi ini, pemerintah berharap penentuan awal Ramadhan dapat dilakukan secara ilmiah, akurat, dan menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa.

Berita Terkait

Panduan Lengkap Cetak SKP ASN Melalui e-Kinerja BKN, Ini Langkah Mudahnya
BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer
Iran Tegaskan Protokol Ketat di Selat Hormuz, Termasuk Kapal Pertamina
Wacana “War Tiket Haji” Picu Perdebatan Publik
10 Provinsi dengan ASN Terbanyak 2025: Jawa Timur Duduki Posisi Puncak
Duel “Guru vs Murid” di Laga Perdana Timnas U17 Indonesia
Dua Wakil Indonesia Tembus Semifinal BAC 2026, Fajar/Fikri dan Tiwi/Fadia Siap Berjuang ke Final
Antrean Haji Mengular, Wacana “War Ticket” Dinilai Berisiko
Berita ini 137 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 18:00 WIB

Panduan Lengkap Cetak SKP ASN Melalui e-Kinerja BKN, Ini Langkah Mudahnya

Minggu, 12 April 2026 - 15:10 WIB

BGN Jelaskan Penggunaan Anggaran Rp113 Miliar untuk Event Organizer

Minggu, 12 April 2026 - 11:00 WIB

Iran Tegaskan Protokol Ketat di Selat Hormuz, Termasuk Kapal Pertamina

Minggu, 12 April 2026 - 10:00 WIB

Wacana “War Tiket Haji” Picu Perdebatan Publik

Minggu, 12 April 2026 - 09:00 WIB

10 Provinsi dengan ASN Terbanyak 2025: Jawa Timur Duduki Posisi Puncak

Berita Terbaru

Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru (dok.Mozaik Islam-Inilah.com)

Islami

Masjid Indonesia di Jepang Jadi Pusat Dakwah Baru

Minggu, 12 Apr 2026 - 19:00 WIB

Cek Sekarang! Ini Syarat Jadi Penerima Kartu Guru Sejahtera

Pendidikan

Cek Sekarang! Ini Syarat Jadi Penerima Kartu Guru Sejahtera

Minggu, 12 Apr 2026 - 17:00 WIB