Eks Mahasiswa Kasus CCTV Toilet Lanjut Koas, Korban Protes

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 15 Februari 2026 - 08:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Eks Mahasiswa Kasus CCTV Toilet Lanjut Koas, Korban Protes

Eks Mahasiswa Kasus CCTV Toilet Lanjut Koas, Korban Protes

Jemarionline.com – Kasus mantan mahasiswa kedokteran asal Jambi yang pernah terjerat perkara pemasangan kamera tersembunyi (CCTV) di toilet perempuan kembali menjadi sorotan publik setelah diketahui melanjutkan pendidikan profesi dokter (koas) di Medan, Sumatera Utara.

Mahasiswa bernama Agung Novriyan sebelumnya divonis bersalah dalam kasus asusila karena memasang kamera tersembunyi di toilet wanita saat masih berstatus mahasiswa kedokteran. Kasus tersebut sempat viral dan menimbulkan trauma bagi korban.

Digeruduk Korban dan Viral di Media Sosial

Keberadaan yang bersangkutan di lingkungan pendidikan profesi dokter memicu reaksi keras. Sejumlah korban bersama pihak kampus dan mahasiswa dikabarkan mendatangi lokasi tempat ia menjalani koas di Medan setelah informasi tersebut viral di media sosial.

Baca Juga :  Final Gubernur Cup Jambi 2026 Gratis Tanpa Tiket

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk protes dan kekhawatiran korban terhadap keamanan serta etika profesi medis apabila pelaku tetap berada di lingkungan pelayanan kesehatan.

BEM Ikut Bereaksi

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) turut memberikan respons atas polemik ini. Mereka menilai dunia pendidikan kedokteran harus mempertimbangkan aspek moral, psikologis korban, serta kepercayaan publik terhadap profesi dokter.

Baca Juga :  Jenazah Capt. Andy Dahananto Pilot ATR 42-500 Akan Dimakamkan di TPU Ranca Sadang

Mahasiswa meminta adanya evaluasi serius dari institusi pendidikan dan pihak terkait agar kasus serupa tidak mencederai integritas dunia medis.

Respons Pemerintah

Kementerian Kesehatan menyatakan kasus tersebut masih berada dalam ranah pendidikan, karena yang bersangkutan belum berstatus dokter profesional. Pemerintah mendorong penelusuran lebih lanjut oleh kementerian pendidikan dan pihak daerah terkait proses kelanjutan studinya.

Berita Terkait

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan
Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang
Ukir Prestasi Agra Bolsia Atilla SMAN 1 Sungai Penuh Raih Juara 1 Nasional
Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030
Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang
BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat
Aktivitas PETI Marak di Lubuk Beringin Merangin, Warga Desak Kapolda Jambi Turun Tangan
Pengurus SMSI Kabupaten Bungo 2026-2029 Resmi Dilantik, Siap Perkuat Kemitraan Strategis
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 08:46 WIB

Satgas Karhutla Jambi Siapkan Hadiah Bagi Warga yang Tangkap Pembakar Lahan

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:06 WIB

Pemprov Jambi Gelar Sholat Istisqa Berjamaah Hadapi Dampak Musim Kemarau Panjang

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:02 WIB

Wali Kota Alfin Resmi Melantik Pengurus Dewan Kesenian Kota Sungai Penuh Periode 2026–2030

Minggu, 30 Agustus 2026 - 20:54 WIB

Danrem 042 Gapu Pimpin Pemadaman Kebakaran Lahan di Desa Londerang

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:43 WIB

BEM FH Unja Gelar Aksi Pembagian Masker Jambi di Tengah Kepungan Kabut Asap Pekat

Berita Terbaru

Salah satu pelajar yang diduga keracunan menu MBG saat dilarikan di IGD RSUD Nganjuk, Rabu (2/9/2026).Poto: kompas.com).

Nasional

Korban Keracunan MBG di Nganjuk Melonjak Tembus 127 Orang

Jumat, 4 Sep 2026 - 08:54 WIB

Ilustrasi kekeringan.(poto: ist).

Nasional

WMO Peringatkan El Nino Sangat Kuat Ancam Dunia Hingga 2027

Kamis, 3 Sep 2026 - 16:47 WIB