Prabowo Akan Bertemu Trump, NasDem Harap BoP Dibahas untuk Lindungi Palestina

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 4 Februari 2026 - 07:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi I DPR Amelia Anggraini. (Foto: Dok. Istimewa)

Anggota Komisi I DPR Amelia Anggraini. (Foto: Dok. Istimewa)

Jemarionline – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) NasDem di Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI, Amelia Anggraini, mendukung rencana pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Amelia berharap Prabowo bisa menjaga kepastian pelaku usaha di sektor yang terdampak tarif impor Indonesia ke AS.

“Prinsip kami di DPR tentu mendukung diplomasi yang pro-kepentingan nasional, terutama untuk menjaga kepastian bagi pelaku usaha dan perlindungan bagi sektor-sektor yang sensitif terhadap tarif,” ujar Amelia, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga :  Prabowo: Rockefeller Institute Nilai Program Makan Bergizi Gratis Investasi Terbaik

Anggota Komisi I DPR ini menyebut substansi negosiasi tarif sudah selesai. Hasil kesepakatan akan disampaikan secara resmi kepada publik dan DPR setelah dokumen final ditandatangani kepala negara. “Untuk isu tarif, angka 19% selama ini sudah menjadi acuan, namun proses legal drafting masih berlangsung,” tambah Amelia.

Selain tarif perdagangan, Amelia menekankan pentingnya memastikan Board of Peace (BoP) bentukan Trump berjalan sesuai mandat PBB. Indonesia diharapkan konsisten mendukung kemerdekaan Palestina dan memastikan inisiatif perdamaian berjalan transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal

“Yang penting dijaga adalah transparansi tujuan, tata kelola, dan akuntabilitasnya agar Indonesia berperan membentuk agenda damai, bukan sekadar ikut arus,” kata Amelia.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Sugiono menyebut penandatanganan kesepakatan tarif masih menunggu kepastian waktu dari pihak AS. Pertemuan kemungkinan akan berlangsung di Amerika, tetapi belum dipastikan di Washington DC atau Mar-a-Lago. Agenda pertemuan juga mencakup update situasi global dan implementasi Board of Peace.

Berita Terkait

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh
Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal
37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan
D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya
MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran
Purbaya Siap Copot Dirjen Bea Cukai Jika Terbukti Terima Suap
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi Usulkan Pajak Kendaraan Dihapus dan Diganti Sistem Jalan Berbayar
Pemerintah Redistribusi 498 Ribu Guru untuk Atasi Kekurangan Tenaga Pengajar di Daerah
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Said Iqbal Akan Dilantik Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan, Siap Dorong RUU Buruh

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:22 WIB

Presiden Prabowo Tinjau SPPG Palmerah, Pastikan Program Gizi Nasional Berjalan Optimal

Senin, 25 Mei 2026 - 14:00 WIB

37 Huntap di Aceh Tamiang Segera Masuk Tahap Pembangunan

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:51 WIB

D2NP di DMS SIASN Kosong? Ini Arti dan Cara Mengatasinya

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:00 WIB

MBG Sekolah Jadi 5 Hari, Pemerintah Pangkas Anggaran

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB