Insiden Kekerasan di Sekolah, Guru SMK di Jambi Jadi Korban Serangan Murid

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkap layar video aksi adu jotos guru dan siswa di Jambi (Foto: Dok. Istimewa/Tangkap Layar)

Tangkap layar video aksi adu jotos guru dan siswa di Jambi (Foto: Dok. Istimewa/Tangkap Layar)

Jemarionline – Dunia pendidikan di Jambi diguncang insiden kekerasan yang menimpa seorang guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, Agus Saputra. Ia menjadi korban pengeroyokan oleh sejumlah siswanya sendiri saat proses belajar mengajar masih berlangsung, Selasa pagi, 13 Januari 2026.

Peristiwa tersebut terjadi di lingkungan sekolah dan terekam dalam video yang kemudian menyebar luas di media sosial. Aksi tersebut memicu keprihatinan publik karena berlangsung di institusi pendidikan yang seharusnya menjadi ruang aman bagi pendidik dan peserta didik.

Bermula dari Teguran di Jam Pelajaran

Berdasarkan keterangan korban, kejadian bermula ketika Agus berada di sekitar ruang kelas dan mendengar seorang siswa melontarkan ucapan yang tidak pantas serta tidak mencerminkan sikap hormat kepada guru. Teguran yang disampaikannya justru berujung pada kericuhan setelah beberapa siswa lain ikut terlibat dan melakukan tindakan fisik.

Baca Juga :  Usulan Fly Over Sungai Penuh–Tapan dan Kerinci–Bungo Dikaji Gubernur Jambi

Situasi semakin tidak terkendali hingga Agus berupaya membubarkan kerumunan. Dalam video lain yang beredar, terlihat ia mengacungkan sebilah senjata tajam sebagai bentuk upaya perlindungan diri dan untuk menghentikan keributan.

Gubernur Jambi Angkat Bicara

Menanggapi insiden tersebut, Gubernur Jambi Al Haris menyatakan keprihatinan mendalam dan menegaskan bahwa tindakan kekerasan terhadap guru tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun. Ia menilai peristiwa ini mencederai nilai-nilai pendidikan dan harus menjadi perhatian serius semua pihak.

Al Haris juga meminta Dinas Pendidikan Provinsi Jambi turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendalaman dan klarifikasi menyeluruh. Ia menekankan pentingnya penyelesaian masalah secara bijak melalui mekanisme yang tepat, termasuk mediasi, tanpa mengabaikan aturan dan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Langit Lampung Mendadak Bercahaya, Warga Heboh—Ternyata Ini Penyebabnya

Meski demikian, gubernur menegaskan bahwa setiap tindakan tetap akan dievaluasi secara objektif. Jika ditemukan pelanggaran, baik dari pihak guru maupun siswa, maka langkah penanganan akan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku.

Sorotan terhadap Lingkungan Sekolah

Kasus ini kembali memunculkan sorotan terhadap pentingnya pembinaan karakter, kedisiplinan, serta etika di lingkungan pendidikan. Sekolah diharapkan menjadi ruang yang aman dan kondusif, baik bagi guru maupun siswa, sehingga proses belajar mengajar dapat berjalan dengan baik.

Hingga saat ini, pihak terkait masih melakukan penanganan lebih lanjut atas peristiwa tersebut.

Berita Terkait

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam
Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya
Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah
Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH
Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 13:00 WIB

Wakil Wali Kota Sungai Penuh Ikuti Bimtek Nasional ASWAKADA 2026 di Batam

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:00 WIB

Pengukuhan DWP Kota Sungai Penuh Dorong Peran Perempuan Berdaya

Jumat, 24 Juli 2026 - 11:00 WIB

Pemkot Sungai Penuh Percepat Penyusunan KLHS RDTR untuk Penataan Ruang Wilayah

Jumat, 24 Juli 2026 - 09:02 WIB

Gubernur Jambi Al Haris Tegur Keras ASN yang Nekat Masuk Kantor Saat WFH

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB