BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 29 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

(Foto: REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana)

Jakarta, Jemarionline.com – BBM Baru B50 resmi mulai diterapkan pada 1 Juli 2026 sebagai bagian dari program mandatori biodiesel pemerintah. Bahan bakar ini menggunakan campuran 50 persen Fatty Acid Methyl Ester (FAME) berbasis minyak sawit dan 50 persen solar fosil. Pemerintah menilai kebijakan tersebut akan memperkuat ketahanan energi sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor solar.

Meski pemerintah telah memastikan jadwal peluncurannya, harga resmi B50 masih belum diumumkan. Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE), Laode, menjelaskan pemerintah masih menyusun formula harga. Nantinya, harga B50 akan mengikuti mekanisme penetapan harga diesel yang berlaku dan diperbarui secara berkala.

Harga Masih Menunggu Penetapan

Pemerintah belum mengumumkan harga jual BBM B50 kepada masyarakat.

Baca Juga :  Prabowo Terapkan Ekspor SDA Satu Pintu, Raksasa Sawit RI Jadi Sorotan

Laode menjelaskan pemerintah masih menghitung formula harga sebelum menetapkan tarif resmi.

Karena itu, pemerintah akan mengumumkan harga setelah menyelesaikan seluruh proses perhitungan.

Pemerintah Lanjutkan Program Biodiesel

Pemerintah meluncurkan B50 sebagai kelanjutan dari program B35 dan B40.

Melalui kebijakan tersebut, pemerintah meningkatkan kandungan biodiesel berbasis minyak sawit menjadi 50 persen.

Selain itu, pemerintah ingin mengurangi impor solar sekaligus memperbesar pemanfaatan minyak sawit produksi dalam negeri.

Pemerintah Targetkan Penghematan Devisa

Pemerintah memperkirakan program B50 mampu menghemat devisa negara hingga Rp157,28 triliun.

Selain mengurangi impor solar, program ini juga meningkatkan penyerapan minyak sawit dari petani dan industri dalam negeri.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Pupuk Tabrak Mobil dan Motor di Panyalaian, 6 Tewas

Dengan demikian, sektor energi dan perkebunan dapat tumbuh secara bersamaan.

Kementerian ESDM Uji B50

Kementerian ESDM telah menguji B50 pada kendaraan darat, alat berat, kereta api, dan kapal.

Hasil pengujian menunjukkan sebagian besar kendaraan mampu menggunakan bahan bakar tersebut dengan baik.

Meski demikian, pemerintah tetap memantau implementasi B50 agar kualitas bahan bakar dan performa kendaraan tetap terjaga.

Pengguna Kendaraan Perlu Mengikuti Rekomendasi

Pengguna kendaraan diesel tidak perlu melakukan perubahan besar pada kendaraannya.

Namun, pemilik kendaraan sebaiknya mengikuti rekomendasi pabrikan sebelum menggunakan B50.

Selain itu, pengguna perlu melakukan servis secara berkala agar sistem bahan bakar bekerja secara optimal.

Berita Terkait

Tiga Gubernur Tinjau Penanganan Bencana Gempa Magnitudo 7,7 di NTT
Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik
KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang
Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel
Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto
Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian
Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:26 WIB

Subsidi Energi Rp 233 Triliun, Konsumsi BBM Naik

Senin, 3 Agustus 2026 - 07:36 WIB

KPK Tetapkan Staf Admin Tersangka Pemerasan Bupati Pemalang

Minggu, 2 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Pengemudi Nilai BBM B50 Tetap Nyaman untuk Kendaraan Diesel

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:00 WIB

Hasil Survei Capres Terbaru: Dedi Mulyadi Salip Elektabilitas Prabowo Subianto

Kamis, 30 Juli 2026 - 05:00 WIB

Rekonstruksi Kasus Santri Terbakar Lombok Ungkap Fakta Baru Soal Kelalaian

Berita Terbaru