Sensus Ekonomi 2026 Dimulai, Pemkot Sungai Penuh Perkuat Kebijakan Berbasis Data

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 oleh Pemkot Sungai Penuh. (Ist)

Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 oleh Pemkot Sungai Penuh. (Ist)

Sungai Penuh, Jemarionline.com – Pemerintah Kota Sungai Penuh mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 untuk memperkuat fondasi pembangunan berbasis data. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah memperoleh gambaran yang lebih akurat mengenai kondisi ekonomi masyarakat dan perkembangan dunia usaha di daerah. Badan Pusat Statistik (BPS) menjalankan Sensus Ekonomi 2026 untuk memotret berbagai aktivitas ekonomi di seluruh Indonesia.

Pemkot Sungai Penuh menilai data yang akurat membantu pemerintah menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran. Selain itu, hasil sensus membantu pemerintah merancang pembangunan ekonomi daerah dalam jangka menengah dan panjang.

Sensus Ekonomi Jadi Dasar Penyusunan Kebijakan

Sensus Ekonomi 2026 mengumpulkan informasi mengenai berbagai aktivitas usaha yang berlangsung di masyarakat. BPS mencatat usaha mikro, kecil, menengah, hingga perusahaan besar yang beroperasi di berbagai sektor ekonomi.

Melalui data tersebut, pemerintah mengetahui perkembangan usaha, kondisi ketenagakerjaan, dan potensi ekonomi yang tumbuh di daerah. Karena itu, pemerintah menjadikan hasil sensus sebagai dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan ekonomi.

Baca Juga :  Harga TBS Sawit Jambi Turun ke Rp3.860/kg, Petani Kembali Tertekan di Tengah Fluktuasi Pasar

Pemkot Sungai Penuh Dukung Pendataan Menyeluruh

Pemerintah Kota Sungai Penuh mengajak masyarakat dan pelaku usaha berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan sensus. Dukungan masyarakat sangat menentukan kualitas data karena petugas memperoleh informasi langsung dari pelaku usaha dan masyarakat.

Selain itu, pemerintah meminta pelaku usaha menyampaikan informasi sesuai kondisi usaha yang mereka jalankan. Dengan data yang akurat, pemerintah dapat menyusun program yang lebih efektif untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Potret Ekonomi Daerah Lebih Akurat

BPS tidak hanya mencatat usaha konvensional. BPS juga mendata usaha digital, ekonomi kreatif, serta berbagai aktivitas ekonomi berbasis teknologi.

Karena itu, hasil sensus memberikan gambaran yang lebih lengkap mengenai struktur ekonomi masyarakat. Pemerintah daerah kemudian memanfaatkan informasi tersebut untuk mengidentifikasi sektor yang memiliki potensi pertumbuhan tinggi.

Baca Juga :  Pasar Tradisional Sarolangun Bakal Ditata, Pemkab Tertibkan PKL dan Pedagang Nakal

Data Akurat Dorong Pembangunan Tepat Sasaran

Pemkot Sungai Penuh menilai pembangunan yang berhasil membutuhkan data yang kuat sebagai dasar pengambilan keputusan. Tanpa data yang akurat, pemerintah akan kesulitan menentukan program prioritas sesuai kebutuhan masyarakat.

Oleh sebab itu, Sensus Ekonomi 2026 memegang peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan. Hasil sensus juga membantu pemerintah memetakan peluang investasi dan mengembangkan sektor usaha di masa mendatang.

BPS Libatkan Masyarakat dan Pelaku Usaha

BPS menjalankan Sensus Ekonomi 2026 melalui pengisian data secara daring dan kunjungan langsung petugas lapangan. Petugas mendatangi rumah tangga maupun lokasi usaha untuk mengumpulkan informasi yang diperlukan.

Karena itu, masyarakat perlu menyampaikan informasi yang benar agar hasil sensus menggambarkan kondisi ekonomi yang sebenarnya. Semakin baik kualitas data yang terkumpul, semakin tepat pemerintah menyusun kebijakan pembangunan.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah
Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan
Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan
Pemkab Muaro Jambi Bagikan Masker Gratis Hadapi Kabut Asap Karhutla
Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026
Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan
Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026

Berita Terbaru