Menag Usul Tambahan Anggaran Rp41,8 Triliun untuk 2027, Fokus Insentif Guru Non-ASN dan Revitalisasi Madrasah

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dan mitra lainnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/6/2026). ( poto : kompas.com )

Rapat Komisi VIII DPR RI bersama Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar dan mitra lainnya di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (17/6/2026). ( poto : kompas.com )

Jakarta, jemarionline.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengusulkan tambahan anggaran Kementerian Agama sebesar Rp41,8 triliun untuk Tahun Anggaran 2027.

Ia menyampaikan usulan ini setelah Kementerian Agama menyesuaikan kebutuhan strategis untuk tahun mendatang, terutama di sektor pendidikan agama dan kesejahteraan guru non-ASN.

Nasaruddin menyampaikan langsung usulan tersebut dalam Rapat Kerja bersama Komisi VIII DPR RI di Jakarta, Rabu (17/6/2026). Ia menegaskan pemerintah perlu menyesuaikan anggaran agar seluruh program prioritas dapat berjalan optimal.

Kementerian Agama menerima pagu indikatif Tahun Anggaran 2027 sebesar Rp87.660.525.101.000. Namun, Nasaruddin menilai anggaran tersebut belum mencukupi seluruh kebutuhan program yang telah disusun.

Kemenag kemudian menghitung ulang kebutuhan anggaran dan mengajukan tambahan menjadi Rp41.891.684.157.000. Angka ini meningkat dari usulan awal sebesar Rp27.905.873.157.000 setelah dilakukan penyesuaian kebutuhan program.

Baca Juga :  Guru Honorer dan DPR Beri Respons atas SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026

Pemerintah Fokus Tingkatkan Insentif Guru Non-ASN

Kemenag mendorong peningkatan insentif guru non-ASN, baik yang sudah bersertifikat maupun yang belum memiliki sertifikat pendidik. Nasaruddin menyebut pemerintah mengusulkan kenaikan insentif menjadi Rp1,5 juta per bulan.

Ia menjelaskan bahwa kebijakan tersebut membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp295.812.000.000. Kemenag juga membahas usulan ini dalam rapat kerja bersama Komisi VIII DPR RI pada 10 Juni 2026.

Pemerintah menilai peningkatan insentif ini penting untuk memperkuat kualitas pendidikan keagamaan di berbagai daerah.

Kementerian Agama juga menargetkan revitalisasi 4.750 satuan pendidikan madrasah dan sekolah keagamaan. Untuk program ini, Kemenag mengajukan kebutuhan anggaran sebesar Rp9.190.000.000.000.

Kemenag mendorong perbaikan sarana dan prasarana agar proses belajar mengajar berjalan lebih layak dan efektif. Pemerintah menempatkan program ini sebagai salah satu prioritas utama dalam pengembangan pendidikan keagamaan.

Baca Juga :  Namanya Mencuat di Pilgub Jambi, Ini Jawaban Syarif Fasha

Pesantren Jadi Fokus Penguatan Anggaran

Direktorat Jenderal Pesantren juga mendapat perhatian dalam usulan tambahan anggaran tersebut. Kemenag mengajukan alokasi sebesar Rp4.500.000.000.000 untuk penguatan layanan dan pengembangan pesantren.

Sementara itu, pagu indikatif yang tersedia untuk revitalisasi sarana dan prasarana pesantren hanya mencapai Rp837.383.527.000. Kemenag kemudian menambah alokasi tersebut hingga total mencapai Rp5.337.383.527.000.

Nasaruddin menegaskan Kementerian Agama menyesuaikan seluruh anggaran untuk menjawab kebutuhan strategis pendidikan agama di Indonesia. Ia menekankan pentingnya penguatan layanan pendidikan, pesantren, serta peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik.

Ia berharap DPR RI dapat mempertimbangkan usulan ini agar seluruh program Kementerian Agama dapat berjalan efektif pada 2027.(ar)

Berita Terkait

BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini
Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah
Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam
Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah
Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026
Miliarder Indonesia Akhir September 2026 versi Forbes
Terombang-ambing 345 Km, Jasad ABK Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano
Presiden Prabowo Subianto Terbitkan Perpres Tata Kelola Koperasi Desa Merah Putih
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 07:22 WIB

BMKG Rilis Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Berbagai Wilayah Indonesia Hari Ini

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Prabowo Resmikan 204 Satuan Baru TNI Termasuk Enam Kodam Daerah

Kamis, 1 Oktober 2026 - 07:12 WIB

Lorong Bangkai KM Virgo Tertutup Hambat Evakuasi Penyelam

Senin, 28 September 2026 - 09:28 WIB

Program Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Masih Berlaku di Berbagai Daerah

Senin, 28 September 2026 - 08:36 WIB

Ramalan Zodiak Hari Ini: 4 Bintang Diprediksi Beruntung pada 28 September 2026

Berita Terbaru

Peresmian program inkubasi startup NextDev ke-12 bertema AI-Powered Innovations yang digelar Telkomsel di Cikini, Jakarta Pusat.

Teknologi

Telkomsel Buka Program Inkubasi NextDev Ke-12 Inovasi AI

Jumat, 9 Okt 2026 - 07:32 WIB