Harga Emas Dunia Naik Lagi, Investor Tunggu Keputusan The Fed

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Infografis/ Emas Dunia/ Edward Ricardo

Foto: Infografis/ Emas Dunia/ Edward Ricardo

Jakarta, Jemarionline.com – Harga emas dunia kembali mencatat penguatan pada perdagangan Selasa, 16 Juni 2026. Kenaikan tersebut terjadi ketika pelaku pasar menunggu keputusan kebijakan moneter dari bank sentral Amerika Serikat atau Federal Reserve (The Fed).

Data pasar menunjukkan harga emas dunia berada di level US$4.315,31 per troy ons pada perdagangan pagi. Angka tersebut naik sekitar 0,22 persen dibandingkan sesi sebelumnya.

Kondisi tersebut menunjukkan minat investor terhadap aset aman atau safe haven masih cukup tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global dan arah kebijakan suku bunga Amerika Serikat.

Investor Fokus pada The Fed

Saat ini perhatian pasar tertuju pada hasil rapat Federal Reserve yang akan memberikan petunjuk mengenai arah suku bunga dalam beberapa bulan ke depan.

Pelaku pasar terus mencermati berbagai indikator ekonomi Amerika Serikat, terutama data inflasi dan pertumbuhan ekonomi. Data tersebut akan memengaruhi keputusan The Fed dalam menentukan kebijakan moneternya.

Baca Juga :  6 Emiten RI Kena Tendang MSCI, Bos Bursa Kasih Respons Tak Terduga

Jika The Fed mempertahankan suku bunga tinggi dalam waktu yang lebih lama, pergerakan harga emas berpotensi menghadapi tekanan. Sebaliknya, sinyal pelonggaran kebijakan dapat memberikan dorongan tambahan bagi harga logam mulia.

Ketidakpastian Global Topang Harga Emas

Selain faktor suku bunga, ketegangan geopolitik dan kondisi ekonomi global juga ikut memengaruhi pergerakan harga emas.

Investor kerap memilih emas sebagai instrumen perlindungan nilai ketika pasar menghadapi ketidakpastian. Karena itu, setiap perkembangan terkait konflik geopolitik maupun kondisi ekonomi dunia dapat memicu perubahan harga emas dalam waktu singkat.

Kondisi tersebut membuat emas tetap menjadi salah satu aset yang paling banyak diperhatikan investor global sepanjang tahun 2026.

Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi Jadi Faktor Penting

Pergerakan dolar Amerika Serikat dan imbal hasil obligasi pemerintah AS juga memengaruhi harga emas dunia.

Baca Juga :  Profitabilitas Asuransi Umum dan Reasuransi Tetap Kuat di Awal 2026, Laba Capai Rp4,22 Triliun

Ketika dolar menguat, harga emas biasanya menghadapi tekanan karena investor cenderung beralih ke aset berbasis dolar. Sebaliknya, pelemahan dolar sering kali membantu penguatan harga emas.

Imbal hasil obligasi yang lebih tinggi juga dapat mengurangi daya tarik emas karena logam mulia tidak memberikan imbal hasil seperti instrumen keuangan lainnya.

Prospek Harga Emas Masih Positif

Sejumlah analis masih melihat peluang penguatan harga emas dalam jangka menengah hingga panjang.

Permintaan terhadap aset aman, ketidakpastian ekonomi global, serta ekspektasi perubahan kebijakan moneter menjadi faktor yang berpotensi menjaga tren positif harga emas.

Meski demikian, investor tetap perlu mencermati perkembangan ekonomi global dan keputusan The Fed karena kedua faktor tersebut dapat memicu volatilitas harga dalam jangka pendek.

Berita Terkait

Sumut, Lampung, Sulut Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah PENAS 2029, KTNA Siapkan Mekanisme Voting Nasional
Bea Cukai Ungkap Penyebab Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok, Importir Dinilai Lambat Angkut Barang
Saham SpaceX Cetak Rekor Baru, Tembus Level Tertinggi Sejak IPO
IHSG Terbang Hingga 5 Persen, Ini Faktor yang Mendorong Penguatan Pasar
Siap-siap! IHSG Diprediksi Fokus pada 6 Saham Pilihan Pekan Ini
IHSG Balik ke Level 6.000, Investor Masih Waspadai Tekanan Pasar
Rekomendasi Kripto Hari Ini: SUI, CC, dan ZAMA Jadi Sorotan Investor
IHSG Terbang Lagi, 543 Saham Menguat dan Mayoritas Berada di Zona Hijau
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:00 WIB

Sumut, Lampung, Sulut Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah PENAS 2029, KTNA Siapkan Mekanisme Voting Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 08:08 WIB

Bea Cukai Ungkap Penyebab Penumpukan Kontainer di Tanjung Priok, Importir Dinilai Lambat Angkut Barang

Selasa, 16 Juni 2026 - 21:00 WIB

Saham SpaceX Cetak Rekor Baru, Tembus Level Tertinggi Sejak IPO

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:00 WIB

Harga Emas Dunia Naik Lagi, Investor Tunggu Keputusan The Fed

Senin, 15 Juni 2026 - 22:00 WIB

IHSG Terbang Hingga 5 Persen, Ini Faktor yang Mendorong Penguatan Pasar

Berita Terbaru