DPR Sahkan RUU Polri, Perkuat Transformasi dan Tata Kelola Kepolisian

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dok. Humas POLRI

Dok. Humas POLRI

Jakarta, Jemarionline.comDPR RI menyetujui Rancangan Undang-Undang Polri dalam rapat paripurna yang berlangsung di Kompleks Parlemen. Keputusan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat reformasi kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian kepada masyarakat.

Melalui regulasi baru ini, pemerintah dan DPR ingin memastikan Polri memiliki landasan hukum yang lebih sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, aturan tersebut juga mendukung peningkatan profesionalisme aparat kepolisian dalam menjalankan tugasnya.

Perkembangan teknologi, perubahan pola kejahatan, dan meningkatnya tuntutan pelayanan publik menjadi beberapa alasan yang mendorong lahirnya pembaruan regulasi tersebut.

DPR Dorong Penguatan Kelembagaan Polri

DPR menilai institusi kepolisian memerlukan penguatan kelembagaan agar mampu menjawab tantangan yang semakin kompleks.

Karena itu, regulasi baru memberikan arah yang lebih jelas bagi Polri dalam menjalankan fungsi pemeliharaan keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan masyarakat.

Selain memperkuat struktur organisasi, aturan tersebut juga membuka ruang untuk meningkatkan efektivitas kerja di berbagai lini pelayanan.

Langkah ini diharapkan dapat membantu kepolisian bekerja lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Reformasi Polri Jadi Fokus Utama

RUU Polri menempatkan reformasi kelembagaan sebagai salah satu fokus utama.

Baca Juga :  Dua Oknum Polisi di Jambi Dipecat Usai Terlibat Kasus Pemerkosaan Perempuan 18 Tahun

Pemerintah ingin mendorong perubahan yang tidak hanya menyentuh aspek organisasi, tetapi juga budaya kerja dan kualitas sumber daya manusia.

Melalui reformasi tersebut, Polri dapat meningkatkan kemampuan personel, memperkuat integritas, dan memperluas pemanfaatan teknologi dalam pelaksanaan tugas.

Karena itu, reformasi tidak hanya berorientasi pada struktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas layanan yang diterima masyarakat.

Tata Kelola yang Lebih Transparan

Regulasi baru juga menekankan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel.

Pemerintah berharap setiap proses kerja kepolisian dapat berjalan lebih terbuka sehingga masyarakat memperoleh kepastian dan kepercayaan yang lebih tinggi terhadap institusi penegak hukum.

Selain itu, sistem pengawasan internal juga mendapat perhatian agar setiap personel menjalankan tugas sesuai aturan yang berlaku.

Dengan tata kelola yang baik, Polri dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Perkuat Pelayanan Berbasis Teknologi

Kemajuan teknologi mendorong berbagai instansi pemerintah melakukan transformasi digital, termasuk Polri.

Karena itu, regulasi baru memberi dukungan terhadap pengembangan layanan berbasis teknologi yang lebih cepat dan efisien.

Baca Juga :  Stupa dan Batuan Candi Ditemukan di Boyolali, Jejak Permukiman Kuno Terungkap

Masyarakat kini menuntut pelayanan yang mudah diakses, transparan, dan mampu memberikan kepastian dalam waktu singkat.

Melalui pemanfaatan teknologi, Polri dapat meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempercepat proses administrasi dan penanganan laporan masyarakat.

Hadapi Ancaman Keamanan Modern

Perkembangan dunia digital memunculkan berbagai tantangan baru yang memerlukan penanganan berbeda dibandingkan kejahatan konvensional.

Ancaman seperti kejahatan siber, penipuan digital, penyalahgunaan data, hingga penyebaran informasi palsu terus berkembang setiap tahun.

Karena itu, Polri membutuhkan dukungan regulasi yang mampu mengakomodasi perubahan tersebut.

Aturan baru ini membantu kepolisian meningkatkan kesiapan dalam menghadapi ancaman keamanan yang semakin beragam.

Tingkatkan Kepercayaan Masyarakat

Kepercayaan publik menjadi salah satu faktor penting dalam keberhasilan tugas kepolisian.

Melalui penguatan reformasi, peningkatan profesionalisme, dan perbaikan tata kelola, Polri berupaya membangun hubungan yang lebih baik dengan masyarakat.

Selain itu, pelayanan yang cepat dan transparan juga dapat meningkatkan kepuasan masyarakat terhadap kinerja kepolisian.

Karena itu, implementasi regulasi baru menjadi langkah penting untuk memperkuat legitimasi dan kepercayaan publik.

Berita Terkait

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN
Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus
Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu
Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter
Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit
Harta Kekayaan Febrie Adriansyah, Tersangka Korupsi Capai Rp18,26 Miliar
Prabowo Luncurkan Biosolar B50, DPR Sebut Langkah Monumental Dunia
SKK Migas Buka Lowongan Kerja 2026, Simak Syarat dan Jadwal Pendaftaran
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 17:00 WIB

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN

Jumat, 24 Juli 2026 - 10:00 WIB

Mahkamah Konstitusi Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Hangus

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:00 WIB

Komdigi: Pelaku Judol Imingi Petani hingga IRT Rp500 Ribu

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Tetapkan Harga Khusus BBM Nelayan Rp15.000 per Liter

Senin, 13 Juli 2026 - 11:00 WIB

Prabowo Targetkan Stop Impor Solar, Siapkan Bensin dari Sawit

Berita Terbaru

Foto: flickr/Arthur CHI YEN

Nasional

Garuda Indonesia Resmi Jadi Holding Maskapai BUMN

Jumat, 24 Jul 2026 - 17:00 WIB

University of Silicon Valley menghadirkan program khusus bernama Max Achievement Scholarship bagi mahasiswa berprestasi tinggi.(poto: kompas.com).

Internasional

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Jumat, 24 Jul 2026 - 15:00 WIB