WFH 1 Hari per Pekan Dikaji, Airlangga Hartarto Sebut Bisa Hemat BBM hingga 20 Persen

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 19 Maret 2026 - 19:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Eva/detikcom)

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (Foto: Eva/detikcom)

Jemarionline – Pemerintah Indonesia tengah mengkaji penerapan kebijakan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan sebagai upaya efisiensi energi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menyampaikan bahwa kebijakan tersebut berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap penghematan bahan bakar minyak (BBM).

Menurutnya, jika masyarakat mengurangi mobilitas dengan bekerja dari rumah satu hari setiap minggu, konsumsi BBM harian bisa ditekan hingga sekitar 1/5 atau 20 persen.

Baca Juga :  WFH Sehari dalam Seminggu Mulai Digodok, Tak Berlaku untuk Semua Sektor

“Dengan mengurangi pergerakan harian, penggunaan bahan bakar untuk transportasi juga ikut menurun,” ujar Airlangga dalam keterangannya.

Masih Dalam Tahap Kajian

Meski dinilai menjanjikan, kebijakan ini belum diputuskan secara final. Pemerintah masih melakukan kajian mendalam untuk memastikan implementasinya tidak mengganggu produktivitas kerja maupun aktivitas ekonomi nasional.

Sejumlah aspek yang menjadi perhatian antara lain kesiapan sektor industri, efektivitas kerja jarak jauh, serta dampaknya terhadap layanan publik.

Baca Juga :  Dipanggil “Gus”, Kaesang Pangarep Temui KH Muhiddin Ishaq Saat Safari Ramadhan

Potensi Diterapkan Setelah Lebaran

Pemerintah membuka kemungkinan kebijakan ini mulai diterapkan setelah momen Lebaran 2026. Namun, keputusan akhir akan bergantung pada hasil evaluasi lintas kementerian dan lembaga terkait.

Respons Kondisi Global

Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam merespons dinamika global, termasuk fluktuasi harga minyak dunia akibat ketegangan geopolitik.

Dengan menekan konsumsi BBM, pemerintah berharap dapat menjaga stabilitas energi sekaligus mengurangi beban subsidi.

Berita Terkait

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026
Jakarta Jadi Kota Terpadat di Dunia, Mengalahkan Tokyo dan Shanghai
5 Bantuan Sosial Cair April 2026, Termasuk PKH dan BPNT
Bayi Lahir di Indonesia Bakal Otomatis Terdaftar BPJS Kesehatan
SIM Mati di Awal April 2026? Bisa Diperpanjang Tanpa Bikin Baru
TNI AU Borong 12 Jet PC‑24 dan Siapkan 24 Pesawat Latih PC‑21
Novel Baswedan dan Haris Azhar Hadiri Pelantikan Hendarsam Marantoko
RI Bangun Tambak Udang Raksasa di NTT
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 11:00 WIB

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026

Sabtu, 4 April 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Jadi Kota Terpadat di Dunia, Mengalahkan Tokyo dan Shanghai

Sabtu, 4 April 2026 - 03:08 WIB

5 Bantuan Sosial Cair April 2026, Termasuk PKH dan BPNT

Jumat, 3 April 2026 - 14:00 WIB

Bayi Lahir di Indonesia Bakal Otomatis Terdaftar BPJS Kesehatan

Jumat, 3 April 2026 - 09:00 WIB

SIM Mati di Awal April 2026? Bisa Diperpanjang Tanpa Bikin Baru

Berita Terbaru

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Bisnis

Pendapatan Gudang Garam Turun, Laba Bersih Justru Naik

Sabtu, 4 Apr 2026 - 12:00 WIB

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026 ( dok.KCIC/KOMPAS.com )

Nasional

Rekor Baru Penumpang Kereta Cepat Whoosh Saat Lebaran 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 11:00 WIB

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Bisnis

Traktor Nusantara Buka Lowongan Management Trainee 2026

Sabtu, 4 Apr 2026 - 10:00 WIB

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai ( dok.metro TV/Candra )

Kriminal

KPK Periksa Bos Rokok HS Terkait Skandal Pita Cukai

Sabtu, 4 Apr 2026 - 09:00 WIB