Jemarionline,Sungai Penuh – Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah, menghadiri Prosesi Penganugerahan Gelar Adat Melayu Jambi yang digelar Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi di Balairungsari LAM Jambi, Rabu (21/1/2026). Kehadiran Wawako Azhar merupakan bentuk nyata dukungan Pemerintah Kota Sungai Penuh terhadap pelestarian adat dan budaya Melayu Jambi.
Dalam kegiatan tersebut, Wawako Azhar hadir bersama Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Sungai Penuh, Mawarti Azhar, serta bergabung dengan jajaran kepala daerah, Forkopimda Provinsi Jambi, dan tamu undangan lainnya. Acara juga dihadiri langsung oleh Gubernur Jambi, Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., selaku Pembina LAM Jambi.
Prosesi adat diawali dengan pembacaan penganugerahan gelar oleh Ketua LAM Provinsi Jambi, Datuk Hasan Basri Agus, dilanjutkan penyematan pin, pemasangan selempang, dan pemasangan Gordon kepada para penerima gelar. Selanjutnya, Gubernur Al Haris menyerahkan keris, sedangkan Wakil Gubernur Jambi, H. Abdullah Sani, menyerahkan Piagam Gelar Adat dan Buku Pokok Adat Melayu Jambi Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.
Dalam kesempatan ini, LAM Provinsi Jambi menganugerahkan gelar jabatan dan kehormatan adat kepada unsur pimpinan Forkopimda Provinsi Jambi sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam menjaga stabilitas pemerintahan serta kehidupan masyarakat.
Pejabat yang menerima gelar adat antara lain:
-
Ketua DPRD Provinsi Jambi, M. Hafiz Fattah → Adipati Utamo Setiyopuro
-
Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H. → Adipati Utamo Siginjai Sakti
-
Danrem 042/Garuda Putih, Brigjen TNI Heri Purwanto, S.E., M.Sc. → Adipati Utamo Si Jimat Batuah
-
Kajati Jambi, Sugeng Hariadi, S.H., M.H. → Adipati Utamo Sitimang Jayo
-
Ketua Pengadilan Tinggi Jambi, Dr. Ifa Sudewi, S.H., M.Hum. → Adipati Utamo Raden Undang
-
Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jambi, Dr. H. Chazim Maksalina, S.H., M.H. → Adipati Utamo Neraco Agamo
-
Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Dr. H. Sudirman, S.H., M.H. → Adipati Utamo Tanggorajo
Rangkaian upacara adat berlangsung khidmat dan sarat makna, menekankan nilai-nilai kebersamaan, penghormatan, dan tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.
Menanggapi kegiatan ini, Wawako Azhar Hamzah menyampaikan bahwa penganugerahan gelar adat merupakan simbol kepercayaan sekaligus amanah besar. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan lembaga adat sebagai kunci menjaga persatuan, stabilitas, dan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Wujudkan nilai-nilai adat dan budaya Melayu sebagai landasan pembangunan agar kemajuan daerah tetap sejalan dengan kearifan lokal,” kata Wawako Azhar. Pemerintah Kota Sungai Penuh berkomitmen mendukung pelestarian adat istiadat Melayu Jambi dan memperkuat kolaborasi lintas unsur demi pembangunan yang harmonis dan berkelanjutan.









