JAMBI, Jemarionline.com — Ombudsman RI Perwakilan Jambi menilai pelaksanaan UTBK SNBT 2026 di Universitas Jambi berjalan lancar dan sesuai prosedur.
Tim Ombudsman memantau langsung proses seleksi untuk memastikan ujian berlangsung tertib dan transparan.
Universitas Jambi menggelar UTBK dalam beberapa sesi hingga awal Mei.
Panitia juga menyiapkan dukungan teknis agar ujian berjalan tanpa hambatan.
Ombudsman Tinjau Pelaksanaan Ujian
Tim Ombudsman memeriksa kesiapan panitia dan fasilitas ujian.
Tim juga mengecek alur registrasi serta layanan peserta di lokasi ujian.
Selain itu, Ombudsman menilai sarana pendukung berfungsi baik selama pelaksanaan tes.
Panitia menjaga pelaksanaan ujian tetap tertib sesuai prosedur.
Universitas Jambi terus memantau potensi kendala teknis selama ujian berlangsung.
Universitas Jambi Siapkan Fasilitas Peserta
Panitia menyediakan laboratorium komputer untuk seluruh sesi ujian.
Peserta menggunakan fasilitas itu sesuai jadwal yang panitia susun.
Fasilitas tersebut membantu peserta mengikuti ujian secara optimal.
Di sisi lain, panitia juga memberi perhatian pada layanan peserta berkebutuhan khusus.
Pihak kampus menempatkan kesiapan fasilitas sebagai bagian penting dalam menjaga integritas seleksi.
Pengawasan Jaga Seleksi Tetap Transparan
Ombudsman menekankan pengawasan penting untuk menjaga seleksi tetap adil.
Pengawasan itu juga mendorong panitia menjaga kualitas layanan selama UTBK berlangsung.
Karena itu, Ombudsman meminta penyelenggara mempertahankan standar pelayanan yang sudah berjalan baik.
Pemantauan ini ikut memperkuat akuntabilitas seleksi masuk perguruan tinggi.
Pelaksanaan UTBK yang tertib membantu kampus menjaring calon mahasiswa berkualitas.
Kampus Lanjutkan Evaluasi Berkala
Universitas Jambi terus menjaga kualitas penyelenggaraan hingga seluruh sesi selesai.
Pihak kampus juga melakukan evaluasi berkala selama ujian berlangsung.
Selanjutnya, evaluasi itu membantu kampus menjaga konsistensi dan kredibilitas seleksi.
Keberhasilan penyelenggaraan UTBK ini juga memperkuat kepercayaan publik terhadap proses seleksi nasional.









