Kenduri Sko Tiga Desa di Kerinci Meriah, Kepala Daerah Turun Langsung

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: www.beritasatu.com

Foto: www.beritasatu.com

KERINCI, Jemarionline.com – Masyarakat di tiga desa di Kabupaten Kerinci menggelar tradisi Kenduri Sko dengan meriah. Pemerintah daerah juga menunjukkan dukungan dengan menghadirkan langsung kepala daerah dalam kegiatan tersebut.

Sejak pagi, warga memadati lokasi acara. Mereka datang dari berbagai kalangan. Karena itu, suasana terlihat ramai dan penuh semangat.

Kepala Daerah Tekankan Pentingnya Tradisi

Kepala daerah hadir di tengah masyarakat. Ia langsung menyapa warga dan mengikuti rangkaian kegiatan adat.

Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya menjaga tradisi leluhur.

“Kenduri Sko adalah identitas masyarakat Kerinci. Kita harus menjaganya bersama,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai tradisi ini memperkuat kebersamaan. Oleh sebab itu, pemerintah akan terus mendukung kegiatan adat.

Masyarakat Ikut Terlibat Aktif

Warga tidak hanya hadir, tetapi juga terlibat langsung. Mereka menyiapkan berbagai kebutuhan acara secara gotong royong.

Selain itu, tokoh adat memimpin jalannya prosesi. Mereka menyampaikan pesan adat dan nilai kehidupan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Momentum Otonomi Daerah, Sungai Penuh Dorong Inovasi dan Pelayanan

Karena itu, kegiatan berjalan tertib dan penuh makna.

“Kami menjaga tradisi ini sebagai warisan dari leluhur,” kata salah satu tokoh adat.

Tradisi Sarat Nilai Sosial

Kenduri Sko tidak hanya menjadi acara seremonial. Tradisi ini juga mengandung nilai sosial dan spiritual.

Masyarakat menggelar doa bersama. Setelah itu, mereka makan bersama sebagai simbol kebersamaan.

Selain itu, kegiatan ini mempertemukan warga dari berbagai desa. Dengan begitu, hubungan sosial semakin kuat.

Jadi Ajang Silaturahmi

Warga memanfaatkan Kenduri Sko sebagai ajang silaturahmi. Banyak perantau juga pulang untuk mengikuti acara ini.

Karena itu, suasana terasa hangat dan penuh kekeluargaan.

“Kami selalu pulang saat Kenduri Sko karena ini momen penting,” ujar salah satu warga.

Selain mempererat hubungan, kegiatan ini juga menjaga persatuan masyarakat.

Pemerintah Dukung Pelestarian Budaya

Pemerintah daerah terus mendorong pelestarian budaya lokal. Mereka melihat Kenduri Sko sebagai aset penting daerah.

Baca Juga :  Tiga Desa di Kerinci Belum Cairkan Dana Desa Tahap I 2026, KPPN Minta Segera Lengkapi Berkas

Selain itu, pemerintah juga ingin mengembangkan tradisi ini sebagai daya tarik wisata budaya.

“Kami siap mendukung kegiatan adat sebagai bagian dari pembangunan daerah,” kata kepala daerah.

Dengan dukungan tersebut, masyarakat semakin semangat menjaga tradisi.

Rangkaian Acara Berlangsung Meriah

Selama acara berlangsung, warga mengikuti berbagai kegiatan. Mereka menjalankan prosesi adat secara berurutan.

Selain itu, masyarakat juga menikmati hiburan rakyat. Beberapa penampilan seni tradisional ikut memeriahkan suasana.

Karena itu, acara berlangsung meriah hingga selesai.

Harapan untuk Generasi Muda

Masyarakat berharap generasi muda terus menjaga tradisi ini. Mereka ingin nilai budaya tetap hidup di masa depan.

Selain itu, tokoh adat mengajak anak muda untuk ikut terlibat dalam kegiatan adat.

“Anak muda harus mengenal budaya sendiri agar tidak hilang,” ujarnya.

Dengan demikian, Kenduri Sko tetap menjadi bagian dari identitas masyarakat Kerinci.

Berita Terkait

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah
Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan
Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada
Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan
Pemkab Muaro Jambi Bagikan Masker Gratis Hadapi Kabut Asap Karhutla
Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026
Konflik Stockpile Batubara PT SAS: Warga BPR Tuntut Pemberhentian Total Aktivitas Perusahaan
Kanwil Kemenkum dan BRIDA Jambi Resmi Jalin Kerja Sama Pelindungan Kekayaan Intelektual
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:46 WIB

Kebakaran Lahan Sungai Buluh Hanguskan Kebun Karet Warga Rimbo Tengah

Senin, 24 Agustus 2026 - 19:41 WIB

Kebakaran Lahan Samping UIN STS Jambi Merambat Hingga Area Bumi Perkemahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:24 WIB

Respons Cepat SAH Terkait Ancaman Kabut Asap di Jambi: Warga Diminta Waspada

Senin, 24 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Kebakaran Lahan Perkebunan Karet Di Bungo Berhasil Dipadamkan

Senin, 24 Agustus 2026 - 15:59 WIB

Sanggar Budaya Muaro Jambi Juara I Festival Batanghari 2026

Berita Terbaru