Jemarionline.com, Uni Emirat Arab (UEA) menyerukan agar jalur pelayaran strategis Selat Hormuz segera dibuka tanpa syarat dan tanpa batasan. Seruan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Iran dan sejumlah negara Teluk.
Pemerintah UEA menegaskan bahwa kebebasan navigasi di Selat Hormuz harus dipulihkan sepenuhnya. Jalur ini dinilai sebagai urat nadi perdagangan energi dunia karena menjadi lintasan utama ekspor minyak dari negara-negara produsen di Teluk.
UEA juga menyampaikan bahwa mereka masih menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai implementasi kesepakatan gencatan senjata yang sebelumnya diumumkan. Dalam pernyataannya, UEA menekankan pentingnya seluruh pihak untuk menahan diri dan menghentikan aksi yang dapat memperburuk situasi keamanan kawasan.
Selain itu, UEA menyoroti sejumlah serangan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir terhadap fasilitas energi dan infrastruktur sipil di kawasan Teluk. Menurut mereka, insiden tersebut harus segera dihentikan dan diselesaikan melalui jalur diplomasi internasional.
Selat Hormuz sendiri merupakan salah satu titik paling strategis di dunia. Sekitar sepertiga pasokan minyak global melewati jalur ini, sehingga gangguan sekecil apa pun dapat berdampak langsung pada stabilitas harga dan pasokan energi dunia.
UEA juga menegaskan bahwa pihak yang bertanggung jawab atas kerusakan akibat konflik harus dimintai pertanggungjawaban. Mereka menilai penyelesaian jangka panjang sangat penting untuk menjaga stabilitas dan keamanan kawasan Timur Tengah.









