Tanker Pertamina Pride Tertahan, Jadwal Tiba Berpotensi Molor

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tanker Pertamina Pride Tertahan, Jadwal Tiba Berpotensi Molor

Tanker Pertamina Pride Tertahan, Jadwal Tiba Berpotensi Molor

Jemarionline.com, Jakarta – Tanker minyak milik PT Pertamina International Shipping, Pertamina Pride, dilaporkan masih tertahan di kawasan Teluk Persia dan belum berhasil melintasi Selat Hormuz hingga awal April 2026.

Padahal, kapal tersebut sebelumnya dijadwalkan tiba di Cilacap, Jawa Tengah pada 2 April 2026 sekitar pukul 16.00 WIB. Namun, berdasarkan data pelacakan kapal terbaru, posisi Pertamina Pride masih berada di sekitar perairan Timur Tengah.

Dampak Ketegangan di Selat Hormuz

Keterlambatan ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Teluk Persia, khususnya di jalur vital Selat Hormuz.

Selat tersebut merupakan salah satu jalur pelayaran minyak tersibuk di dunia. Dalam beberapa waktu terakhir, akses pelayaran di wilayah ini sempat terganggu akibat konflik yang melibatkan Iran dan negara-negara lain.

Baca Juga :  Pungli Imigrasi Rp366 M Terbongkar, Dana Ditampung di Rekening OB dan Cleaning Service

Kondisi tersebut membuat banyak kapal tanker, termasuk milik Indonesia, harus menunda perjalanan atau menunggu izin untuk melintas demi alasan keamanan.

Kapal Lain Juga Terdampak

Tidak hanya Pertamina Pride, kapal tanker lain milik Indonesia seperti Gamsunoro juga mengalami kendala serupa.

Kedua kapal tersebut sempat tertahan dan harus menunggu perkembangan situasi serta kepastian izin melintas dari otoritas setempat.

Upaya Diplomasi Pemerintah

Baca Juga :  Prabowo Perluas Tambak Udang, Target Produksi Nasional Naik

Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri dan Pertamina terus melakukan komunikasi intensif dengan pihak Iran guna memastikan keselamatan kapal dan awak.

Upaya diplomasi tersebut membuahkan hasil, di mana kapal-kapal Indonesia akhirnya mendapatkan izin untuk melintasi Selat Hormuz, meski tetap dalam pengawasan ketat.

Dampak ke Pasokan Energi

Tertahannya kapal tanker ini berpotensi memengaruhi distribusi minyak ke dalam negeri, terutama jika keterlambatan berlangsung lama.

Selain itu, gangguan di Selat Hormuz juga berdampak secara global, antara lain:

  • Penurunan distribusi minyak dunia
  • Lonjakan harga energi
  • Gangguan rantai pasok internasional

Berita Terkait

BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?
Polri Mutasi 1.121 Perwira, Promosikan 45 Polwan dan Bentuk Polresta Baru
Apa Itu NIB? Pedagang Online Wajib Punya atau Akun Bisa Diblokir
CNG Pengganti LPG 3 Kg Mulai Diproduksi Juli, Ini Penjelasan Bahlil
BPKH Catat 203 Ribu Pendaftar Haji, Dana Kelolaan Tembus Rp181 Triliun
Kemenpar Lantik 347 ASN, Widiyanti Dorong Integritas dan Inovasi Pelayanan Publik
120 Jamaah Haji Indonesia Masih Dirawat di Arab Saudi, Pemerintah Pastikan Pemulangan Bertahap
Dana Rp800 Miliar Nyangkut di Bank Bangkrut, Pabrik Kertas Terancam PHK 2.500 Karyawan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 29 Juni 2026 - 10:00 WIB

BBM Baru B50 Resmi Meluncur Juli 2026, Berapa Harganya?

Jumat, 26 Juni 2026 - 11:41 WIB

Polri Mutasi 1.121 Perwira, Promosikan 45 Polwan dan Bentuk Polresta Baru

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:00 WIB

Apa Itu NIB? Pedagang Online Wajib Punya atau Akun Bisa Diblokir

Kamis, 25 Juni 2026 - 20:00 WIB

CNG Pengganti LPG 3 Kg Mulai Diproduksi Juli, Ini Penjelasan Bahlil

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:53 WIB

BPKH Catat 203 Ribu Pendaftar Haji, Dana Kelolaan Tembus Rp181 Triliun

Berita Terbaru

Ilustrasi AI.(Pexels/cottonbro studio)

Teknologi

Perusahaan Kembali Rekrut Karyawan Setelah Uji Coba AI

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB