Demak, 17 Februari 2026 – Curah hujan tinggi yang melanda wilayah Jawa Tengah pada pertengahan Februari menyebabkan beberapa tanggul Sungai Tuntang jebol. Dampaknya, jalur utama Semarang–Purwodadi lumpuh total, ratusan rumah warga tergenang air, dan ribuan jiwa terdampak banjir.
Menurut laporan BPBD Kabupaten Demak, dua titik tanggul jebol berada di Kecamatan Kebonagung, Desa Pilangwetan, tepatnya di Dukuh Dempel dan Dukuh Wareng. Sementara di Kabupaten Grobogan, jebolnya tanggul terjadi di dekat jalan raya Semarang–Purwodadi, sehingga arus lalu lintas terganggu parah.
Warga terdampak terpaksa mengungsi ke tempat aman, sementara tim gabungan dari BPBD, TNI, dan Polri dikerahkan untuk melakukan evakuasi serta menyiapkan tanggul darurat.
“Banjir datang begitu cepat, sebagian rumah warga terendam hingga setinggi 1–2 meter. Kami segera mengevakuasi warga dan memasang tanggul darurat,” kata Kepala BPBD Demak, Rudi Hartono.
Pemerintah Kabupaten Demak telah menetapkan status tanggap darurat bencana untuk mempercepat penanganan. Selain itu, perbaikan sementara dilakukan agar jalur Semarang–Purwodadi dapat kembali dilalui kendaraan.
Hingga saat ini, pihak berwenang menghimbau warga di wilayah rawan banjir untuk tetap waspada dan mengikuti arahan evakuasi.
Dampak Kerusakan dan Penanganan
-
Jalur Semarang–Purwodadi lumpuh total
-
Ratusan rumah warga terendam banjir
-
Ribuan jiwa terdampak dan sebagian dievakuasi
-
Tanggul darurat dipasang oleh BPBD dan aparat terkait
Warga diminta memantau informasi resmi dari BPBD setempat dan menghindari perjalanan di jalur terdampak hingga kondisi kembali aman.









