Pemkab Bandung Barat Tunggu Kajian Badan Geologi untuk Relokasi Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sumber :ANTARA/Rubby Jovan

Sumber :ANTARA/Rubby Jovan

Jemarionline,Bandung Barat – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat masih menunggu hasil kajian dari Badan Geologi sebelum menetapkan lokasi relokasi bagi warga terdampak longsor di Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua. Kajian ini dianggap krusial untuk memastikan hunian baru aman dari risiko bencana.

Wakil Bupati Bandung Barat, Asep Ismail, menjelaskan bahwa pemda tidak ingin mengambil keputusan terburu-buru terkait relokasi warga. “Kami menunggu rekomendasi resmi dari Badan Geologi terlebih dahulu. Setelah itu, baru akan dibahas bersama dinas terkait agar penempatan warga lebih tepat dan aman,” ujarnya, Selasa.

Baca Juga :  Truk Bermuatan Pupuk Tabrak Mobil dan Motor di Panyalaian, 6 Tewas

Pemkab Bandung Barat menegaskan, langkah-langkah relokasi permanen akan segera diambil setelah kajian selesai. Hal ini mencakup penentuan lokasi hunian yang aman dan skema pemindahan yang terencana dengan baik.

Sementara itu, untuk mencegah risiko lebih lanjut, pemerintah daerah telah menetapkan zona aman sementara dan melarang warga kembali ke area yang terdampak langsung longsor. “Wilayah yang terkena longsor tidak boleh ditempati lagi. Kami menunggu hasil kajian agar bisa menentukan batas aman, termasuk area sekitar Desa Pasirlangu,” kata Wabup Asep.

Baca Juga :  Realisasi Dana Desa Tahap II Kerinci Melesat, Sungai Penuh Baru 12 Desa

Selain itu, kawasan bekas longsor dipastikan tidak akan digunakan untuk permukiman. Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, berencana menjadikan wilayah tersebut sebagai kawasan hutan dengan penanaman pepohonan besar. “Sesuai arahan Pak Gubernur, area tersebut akan menjadi hutan. Warga tidak akan dipulangkan ke sana,” jelasnya.

Sumber: ANTARA

 

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh
Disdik Kerinci Dorong Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah
BKPSDM Sungai Penuh Perketat Pengawasan, ASN Wajib Tertib Absensi
Disperindag Sungai Penuh Perketat Pengawasan Harga LPG 3 Kg
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:00 WIB

APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:45 WIB

Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB