Strategi Belanda Memahami Islam: Dari Catatan Snouck Hurgronje di Nusantara

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 1 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Christiaan Snouck Hurgronje (Foto: biografieportaal.nl)

Christiaan Snouck Hurgronje (Foto: biografieportaal.nl)

Jemarionline – Upaya pemerintah kolonial Belanda dalam memahami umat Islam di Nusantara tidak lepas dari peran Christiaan Snouck Hurgronje. Ia dikenal sebagai tokoh yang melakukan penelitian langsung terhadap kehidupan Muslim di Hindia Belanda.

Melalui pendekatan sosial dan budaya, Snouck mengamati kebiasaan umat Islam, termasuk hubungan antara agama dan kehidupan masyarakat. Ia menemukan bahwa Islam memiliki pengaruh besar tidak hanya dalam aspek spiritual, tetapi juga dalam membentuk solidaritas sosial.

Baca Juga :  Persiapan Ramadan 2026: Pemerintah Gelar Pasar Murah Serentak di 300 Titik

Temuan ini kemudian digunakan sebagai dasar strategi kolonial untuk mengendalikan wilayah jajahan. Pemerintah Belanda mulai memahami bahwa pendekatan keras terhadap agama justru dapat memicu perlawanan yang lebih besar.

Karena itu, muncul kebijakan yang membedakan antara praktik ibadah dan aktivitas politik. Ibadah tetap diberikan ruang, sementara gerakan yang dianggap mengancam kekuasaan kolonial diawasi secara ketat.

Baca Juga :  Mokel dan Istilah Serupa: Makna Membatalkan Puasa Diam-diam di Ramadan

Peran Snouck Hurgronje bahkan disebut sebagai salah satu faktor penting dalam keberhasilan Belanda meredam perlawanan di beberapa wilayah, termasuk Aceh.

Hingga kini, catatan dan pemikirannya masih menjadi referensi penting dalam memahami sejarah hubungan antara Islam dan kolonialisme di Indonesia.

Berita Terkait

Pemohon Minta Mahkamah Konstitusi Larang Praktik Bunga Berbunga dalam Perbankan
Cara Merebus Singkong Empuk dan Gurih
Demo Ojol di Unpad Jatinangor, Kampus Sediakan Akses Sementara
Cara Bayar Pajak STNK Lewat SIGNAL, Kini Bisa Dilakukan dari Rumah
Mokel dan Istilah Serupa: Makna Membatalkan Puasa Diam-diam di Ramadan
Persiapan Ramadan 2026: Pemerintah Gelar Pasar Murah Serentak di 300 Titik
DKPP Berhentikan Tiga Penyelenggara Pemilu dari Jabatan
Belasan Siswi SMPN 2 Marga Tabanan Kesurupan Massal Saat Kegiatan Literasi
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 April 2026 - 04:00 WIB

Pemohon Minta Mahkamah Konstitusi Larang Praktik Bunga Berbunga dalam Perbankan

Jumat, 3 April 2026 - 20:00 WIB

Cara Merebus Singkong Empuk dan Gurih

Rabu, 1 April 2026 - 23:00 WIB

Demo Ojol di Unpad Jatinangor, Kampus Sediakan Akses Sementara

Rabu, 1 April 2026 - 17:00 WIB

Strategi Belanda Memahami Islam: Dari Catatan Snouck Hurgronje di Nusantara

Sabtu, 21 Februari 2026 - 06:22 WIB

Cara Bayar Pajak STNK Lewat SIGNAL, Kini Bisa Dilakukan dari Rumah

Berita Terbaru

Warganet Soroti Jalan Rusak, Ahmad Luthfi Jadi Sasaran Kritikan

Pemerintahan

Warganet Soroti Jalan Rusak, Ahmad Luthfi Jadi Sasaran Kritikan

Sabtu, 4 Apr 2026 - 05:00 WIB

5 Bantuan Sosial yang Cair di Bulan April 2026, Termasuk PKH dan BPNT

Nasional

5 Bantuan Sosial Cair April 2026, Termasuk PKH dan BPNT

Sabtu, 4 Apr 2026 - 03:08 WIB

Foto Ilustrasi DK PBB: (REUTERS/Andrew Kelly)

Internasional

Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok

Jumat, 3 Apr 2026 - 23:55 WIB