Rusia Siapkan Konvoi Angkatan Laut Hadapi Tekanan Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 20 Maret 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Rusia Siapkan Konvoi Angkatan Laut Hadapi Tekanan Barat

Rusia Siapkan Konvoi Angkatan Laut Hadapi Tekanan Barat

Rusia berencana mengerahkan konvoi angkatan laut untuk mengawal kapal-kapal dagangnya di tengah meningkatnya tekanan dari negara-negara Barat. Kebijakan ini diambil guna memperkuat keamanan pelayaran serta melindungi armada nasional, termasuk kapal yang tergolong dalam “armada bayangan”.

Rencana tersebut disampaikan oleh Nikolai Patrushev, tokoh senior yang dekat dengan Presiden Vladimir Putin. Ia menegaskan bahwa keamanan perdagangan maritim menjadi prioritas penting bagi negaranya.

Pengamanan Berlapis di Laut

Selain pengawalan militer, Rusia juga mempertimbangkan sejumlah langkah tambahan. Di antaranya adalah pemasangan perlengkapan perlindungan pada kapal serta kemungkinan penempatan tim pengawal bersenjata di atas kapal dagang.

Baca Juga :  Minyak Dunia Melonjak 13%, Amerika Serikat Siapkan Langkah Redam Gejolak Harga

Langkah ini diambil sebagai respons atas meningkatnya risiko di jalur pelayaran internasional, terutama bagi kapal yang membawa muatan energi dan komoditas strategis.

Rentetan Insiden Picu Kekhawatiran

Beberapa waktu terakhir, kapal-kapal yang terhubung dengan Rusia mengalami berbagai insiden. Otoritas di Swedia sempat melakukan pemeriksaan terhadap kapal yang diduga bagian dari armada bayangan.

Baca Juga :  5 Berita Internasional Terpopuler Hari Ini, Dari Iran hingga Klaim Trump

Selain itu, sebuah kapal tanker LNG Rusia yang terkena sanksi Amerika Serikat terpaksa menghentikan perjalanan di kawasan Laut Mediterania setelah insiden yang diduga melibatkan serangan drone.

Respons terhadap Tekanan Barat

Menurut Patrushev, langkah-langkah diplomatik dan hukum yang selama ini ditempuh belum cukup efektif untuk melindungi kepentingan pelayaran Rusia. Oleh karena itu, Kremlin kini menyiapkan strategi tambahan, termasuk peningkatan pengamanan fisik di laut.

Rusia juga disebut tengah mengkaji berbagai kebijakan maritim global untuk memperkuat

Berita Terkait

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV
Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita
Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan
Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS
Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS
Trump Dikecam Partainya Sendiri Usai Teken Kesepakatan Damai dengan Iran
Kapal Tanker Minyak Iran Akhirnya Lolos dari Blokade AS, Ekspor Kembali Berjalan
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Tegaskan Perjuangan Israel Belum Berakhir
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 15:00 WIB

Peluang Emas Beasiswa Main Video Game Senilai Rp270 Juta di USV

Senin, 13 Juli 2026 - 13:00 WIB

Interpol Tangkap 5.811 Penipu Online, Aset Rp4,7 Triliun Disita

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:00 WIB

Gempa Venezuela Perparah Krisis, Sanksi Internasional Hambat Pemulihan

Selasa, 23 Juni 2026 - 14:00 WIB

Harga Minyak Melambung ke US$81, Iran Tinggalkan Negosiasi dengan AS

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:00 WIB

Jepang Sudah Habiskan Rp1.200 Triliun, Yen Tetap Terpuruk terhadap Dolar AS

Berita Terbaru