Jemarionline.com, Pemerintah Indonesia sedang membangun tambak udang raksasa di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proyek ini menempati lahan sekitar 2.150 hektare, setara ribuan lapangan sepak bola, dan menjadi model budidaya udang modern yang terintegrasi.
Tambak ini menggunakan konsep Integrated Shrimp Farming (ISF). Seluruh tahapan budidaya, mulai dari pengolahan air, kolam, hingga instalasi pengolahan limbah, dilakukan secara terpadu. Tujuannya adalah meningkatkan efisiensi produksi sekaligus menjaga lingkungan.
Investasi untuk proyek ini diperkirakan mencapai Rp 7,2 triliun. Sebagian tambak ditargetkan beroperasi pada 2027, dengan kapasitas produksi ±52.000 ton udang per tahun. Proyek ini juga diperkirakan membuka ribuan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.
Selain meningkatkan produksi nasional, tambak ini diharapkan memperkuat ekspor udang Indonesia dan mengembangkan teknologi budidaya perikanan modern di wilayah timur Indonesia.
Dengan pembangunan ini, pemerintah menegaskan komitmennya mengembangkan sektor perikanan yang berkelanjutan, efisien, dan mampu mendorong ekonomi lokal.









