Jemarionline – Bencana angin puting beliung menerjang wilayah Kudus dan menyebabkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan.
Peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Undaan pada Senin (30/3/2026) sore. Hujan deras yang tiba-tiba berubah menjadi angin kencang memicu kerusakan di sejumlah wilayah.
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), sebanyak 221 bangunan terdampak. Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari ringan hingga berat.
Empat desa yang terdampak meliputi Desa Terangmas, Kalirejo, Glagahwaru, dan Medini.
Dari seluruh wilayah tersebut, Desa Medini menjadi lokasi dengan dampak paling parah. Tercatat sekitar 192 bangunan rusak, mayoritas pada bagian atap rumah warga.
Angin kencang terjadi sekitar pukul 15.35 WIB. Sebelumnya, wilayah tersebut hanya diguyur hujan ringan sebelum tiba-tiba berubah menjadi hujan deras disertai angin kencang.
Selain merusak rumah, angin juga menyebabkan pohon tumbang dan beberapa bangunan roboh. Di Desa Terangmas, sebuah rumah dan gudang dilaporkan ambruk akibat terjangan angin.
Bencana ini juga menimbulkan korban luka. Seorang warga sempat dilarikan ke puskesmas untuk mendapatkan perawatan medis setelah tertimpa bangunan.
BPBD setempat mencatat kebutuhan mendesak saat ini berupa material bangunan, terutama genteng. Diperkirakan sekitar 14.400 genteng dibutuhkan untuk memperbaiki rumah warga yang rusak.
Petugas gabungan masih melakukan penanganan di lokasi. Proses pendataan dan bantuan terus dilakukan untuk membantu warga terdampak.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di masa peralihan musim yang rawan terjadi angin kencang dan hujan deras.









