Pemprov Jabar Alokasikan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Gunung Burangrang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 07:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jemarionline – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menyiapkan bantuan dana sebesar Rp10 juta bagi setiap kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana longsor di kawasan lereng Gunung Burangrang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menyampaikan bahwa bantuan tersebut akan digunakan untuk menyewa tempat tinggal sementara sekaligus mencukupi kebutuhan hidup para penyintas selama dua bulan ke depan.

Menurut Dedi, relokasi sementara di luar posko pengungsian dinilai lebih efektif untuk menjaga kondisi mental dan kesehatan para korban, terutama keluarga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.

“Tinggal terlalu lama di pengungsian berisiko menimbulkan tekanan psikologis. Karena itu, mereka kami dorong untuk tinggal sementara di rumah kontrakan,” ujar Dedi saat meninjau lokasi bencana, Sabtu.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Salat Zuhur Bersama Warga Di Musholla Al Hidayah

Dalam kunjungan tersebut, Dedi meminta Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, untuk segera mengoordinasikan dan menyiapkan anggaran bantuan agar dapat segera disalurkan kepada warga terdampak.

Ia menegaskan, pemenuhan kebutuhan dasar korban menjadi prioritas awal, sehingga pemerintah daerah dapat memusatkan perhatian pada proses tanggap darurat, termasuk pencarian korban yang masih tertimbun material longsor serta langkah pemulihan pascabencana.

“Dengan kebutuhan warga terpenuhi, penanganan bencana bisa lebih fokus dan maksimal,” katanya.

Dedi juga menyampaikan perkembangan terbaru proses evakuasi korban. Hingga saat ini, enam orang berhasil ditemukan oleh tim gabungan dalam operasi pencarian di lokasi longsor.

Baca Juga :  40 Ribu Tenaga Lokal Turun Tangan untuk Pemulihan Bencana di Sumatera

Bencana longsor tersebut terjadi pada Sabtu dini hari dan mengakibatkan kerusakan parah di Kampung Pasir Kuning RT 06 RW 11 serta Kampung Pasir Kuda RT 01 RW 10, Desa Pasirlangu.

Berdasarkan laporan Posko Kantor Desa Pasirlangu hingga pukul 14.00 WIB, sedikitnya 30 rumah tertimbun material longsoran. Total 113 warga dari 34 kepala keluarga terdampak, dengan lima orang dinyatakan meninggal dunia, 23 orang selamat, dan 85 warga lainnya masih dalam proses pencarian oleh tim SAR gabungan.

Berita Terkait

Dolar AS Diprediksi Tembus Rp 18.200 Pekan Depan, Rupiah Kian Tertekan
Kabar Duka, Calon Haji Asal Kerinci Wafat di Arafah
Dua Pejabat Strategis Pemkot Sungai Penuh Pilih Pensiun Dini
Wako Alfin Serahkan Ambulance Gratis untuk Bantu Pelayanan Warga
Bank Jambi Kurban 42 Sapi dan 5 Kambing, Daging Dibagikan ke Warga
Ribuan Warga Sungai Penuh Antusias Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Presiden
Pemprov Jambi Buka Program Beasiswa S1 untuk 500 Penerima
Tujuh KDKMP Sungai Penuh Mulai Dibangun Bertahap
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:00 WIB

Dolar AS Diprediksi Tembus Rp 18.200 Pekan Depan, Rupiah Kian Tertekan

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:00 WIB

Kabar Duka, Calon Haji Asal Kerinci Wafat di Arafah

Jumat, 29 Mei 2026 - 09:00 WIB

Dua Pejabat Strategis Pemkot Sungai Penuh Pilih Pensiun Dini

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:00 WIB

Wako Alfin Serahkan Ambulance Gratis untuk Bantu Pelayanan Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:00 WIB

Bank Jambi Kurban 42 Sapi dan 5 Kambing, Daging Dibagikan ke Warga

Berita Terbaru

Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah. Dok. Youtube BPJS Kesehatan

Ekonomi

BPJS Kesehatan Tegaskan Tidak Ada Kenaikan Iuran Tahun Ini

Jumat, 29 Mei 2026 - 21:00 WIB

Foto: Gilang Faturahman/detikFoto

Bisnis

IHSG Tiba-tiba Anjlok, Saham Bank Besar Kompak Melemah

Jumat, 29 Mei 2026 - 20:00 WIB