Kerinci, Jemarionline.com– Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Kerinci memperkuat pelaksanaan pembangunan tahun anggaran 2026 melalui kerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Sungai Penuh. Langkah ini bertujuan meningkatkan pengawasan sekaligus memastikan setiap kegiatan pembangunan berjalan sesuai aturan yang berlaku.
Kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan tata kelola pembangunan yang lebih transparan dan akuntabel. Selain itu, pendampingan hukum juga membantu pelaksana kegiatan memahami berbagai aspek regulasi sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan proyek.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap seluruh proyek strategis dapat berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat sasaran.
Proyek PUPR Kerinci Jadi Fokus Pendampingan
Dinas PUPR Kabupaten Kerinci dan Kejari Sungai Penuh sepakat memperkuat koordinasi dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan tahun 2026.
Melalui kerja sama tersebut, Kejari Sungai Penuh akan memberikan pendampingan hukum terhadap berbagai program yang masuk dalam Proyek PUPR Kerinci. Pendampingan ini mencakup konsultasi hukum, pemberian pertimbangan hukum, hingga langkah pencegahan terhadap potensi permasalahan yang dapat menghambat pembangunan.
Selain memperkuat kepastian hukum, langkah tersebut juga memberikan rasa aman bagi pelaksana kegiatan dalam menjalankan tugas sesuai ketentuan.
Kejari Dorong Pencegahan Sejak Awal
Kejari Sungai Penuh mengedepankan pendekatan pencegahan dalam mendampingi Proyek PUPR Kerinci.
Pendekatan tersebut memungkinkan setiap pihak mengidentifikasi potensi persoalan lebih awal sebelum masalah berkembang menjadi sengketa atau pelanggaran hukum. Selain itu, aparat kejaksaan juga dapat memberikan arahan terkait prosedur administrasi yang sesuai regulasi.
Karena itu, pemerintah daerah dapat meminimalkan risiko kesalahan administrasi maupun kendala hukum yang sering muncul dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
Di sisi lain, pola pendampingan seperti ini juga membantu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan.
Kick Off Meeting Bahas Program Pembangunan 2026
Setelah menandatangani kesepakatan kerja sama, kedua instansi langsung menggelar Kick Off Meeting untuk membahas sejumlah program pembangunan yang akan berjalan pada tahun anggaran 2026.
Dalam forum tersebut, Dinas PUPR Kabupaten Kerinci memaparkan berbagai rencana kegiatan yang masuk dalam Proyek PUPR Kerinci. Selanjutnya, tim dari Kejari Sungai Penuh memberikan masukan terkait aspek hukum yang perlu menjadi perhatian selama proses pelaksanaan.
Selain itu, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk menyamakan persepsi antara pelaksana kegiatan dan aparat penegak hukum.
Dengan demikian, koordinasi dapat berjalan lebih efektif sejak awal pelaksanaan program.
Tingkatkan Transparansi dan Akuntabilitas
Pemerintah Kabupaten Kerinci terus mendorong transparansi dalam setiap kegiatan pembangunan daerah.
Melalui pendampingan hukum, pemerintah ingin memastikan seluruh tahapan proyek berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Selain itu, pemerintah juga ingin meningkatkan akuntabilitas penggunaan anggaran agar masyarakat memperoleh manfaat yang maksimal dari setiap program pembangunan.
Karena itu, kerja sama antara Dinas PUPR dan Kejari Sungai Penuh memiliki peran penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap proses pembangunan daerah.
Di sisi lain, pengawasan yang lebih kuat juga membantu meningkatkan kualitas pelaksanaan proyek.
Infrastruktur Jadi Prioritas Pembangunan Daerah
Pemerintah Kabupaten Kerinci masih menempatkan sektor infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah.
Melalui Proyek PUPR Kerinci, pemerintah berupaya meningkatkan kualitas jalan, fasilitas umum, sarana pelayanan masyarakat, serta berbagai infrastruktur pendukung lainnya.
Selain memperkuat konektivitas antarwilayah, pembangunan tersebut juga bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, pemerintah ingin memastikan setiap proyek berjalan sesuai target yang telah ditetapkan.
Dengan dukungan pengawasan yang kuat, pemerintah optimistis pembangunan infrastruktur dapat memberikan dampak positif yang lebih luas.
Sinergi Antarinstansi Semakin Kuat
Kerja sama antara Dinas PUPR Kabupaten Kerinci dan Kejari Sungai Penuh menunjukkan pentingnya sinergi antarinstansi dalam mendukung pembangunan daerah.
Pemerintah tidak hanya fokus menyelesaikan pekerjaan fisik, tetapi juga memperhatikan aspek hukum dan tata kelola yang baik. Selain itu, kolaborasi tersebut membantu mempercepat penyelesaian berbagai kendala yang mungkin muncul selama pelaksanaan proyek.
Karena itu, sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum menjadi modal penting untuk mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.









