Paparan Polusi Udara Dalam Ruangan Diam-Diam Mengganggu Kesehatan Pernapasan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 30 Januari 2026 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aktivitas rumah tangga yang menghasilkan asap dapat menurunkan kualitas udara di dalam ruangan dan berdampak pada kesehatan pernapasan.

Aktivitas rumah tangga yang menghasilkan asap dapat menurunkan kualitas udara di dalam ruangan dan berdampak pada kesehatan pernapasan.

Jemarionline – Paparan polusi udara tidak hanya berasal dari luar ruangan. Udara di dalam rumah juga dapat mengandung zat berbahaya yang berisiko mengganggu kesehatan pernapasan, terutama jika sirkulasi udara buruk.

Sumber polusi dalam ruangan bisa berasal dari asap dapur, pembakaran lilin, penggunaan pengharum ruangan, hingga debu halus yang menumpuk. Jika terhirup terus-menerus, zat tersebut dapat memicu iritasi saluran napas dan memperburuk kondisi kesehatan.

Baca Juga :  Pentingnya Deteksi Dini Diabetes: Cegah Komplikasi Sejak Awal

Para ahli menjelaskan bahwa partikel halus di udara dalam ruangan sulit disadari karena tidak selalu berbau atau terlihat. Namun, partikel ini dapat masuk ke paru-paru dan memicu keluhan seperti batuk, sesak napas, serta alergi.

Risiko akan meningkat pada kelompok rentan, seperti anak-anak, lansia, dan penderita asma. Paparan jangka panjang juga berpotensi menurunkan fungsi paru-paru secara perlahan.

Baca Juga :  Pola Tidur Sehat Jadi Kunci Mencegah Penyakit Kronis

Untuk mengurangi risiko, masyarakat disarankan rutin membuka jendela, menjaga kebersihan rumah, dan membatasi penggunaan produk yang menghasilkan asap atau aroma sintetis. Ventilasi yang baik menjadi kunci menjaga kualitas udara di dalam ruangan.

Berita Terkait

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur
Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati
Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?
Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia
Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang
7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal
AirPods Bisa Ganggu Alat Pacu Jantung? Dokter Jelaskan Fakta dan Risikonya
5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati

Kamis, 24 September 2026 - 07:45 WIB

Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia

Rabu, 16 September 2026 - 11:04 WIB

Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang

Berita Terbaru

PPPK tidak dapat menjabat PPK/PPSPM, tetapi bisa sebagai PPABP dan Staf Keuangan untuk tugas klerikal.(poto: AI).

Pemerintahan

Aturan Menkeu Tegaskan Posisi PPPK dalam Pengelolaan APBN

Senin, 5 Okt 2026 - 13:33 WIB

Asisten AI 'Edits Assistant' di Instagram Edits bantu kreator analisis performa konten Reels dan beri ide baru.(poto: AI).

Teknologi

Edits Assistant Instagram Resmi Hadir Bantu Evaluasi Reels

Senin, 5 Okt 2026 - 13:25 WIB

Fitur Virtual Try On di ChatGPT memudahkan pengguna mencoba pakaian secara virtual.(poto: AI).

Teknologi

OpenAI Luncurkan Fitur Coba Pakaian Virtual ChatGPT

Senin, 5 Okt 2026 - 13:19 WIB

Ilustrasi Whatsapp.(poto: unsplash).

Teknologi

Trik Mudah Memeriksa Kontak WhatsApp Paling Sering Dihubungi

Senin, 5 Okt 2026 - 13:09 WIB