Pola Makan Tinggi Gula Tingkatkan Risiko Diabetes, Ini Peringatan Pakar Kesehatan

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Makanan dan minuman manis mengandung gula tinggi yang berisiko memicu diabetes jika dikonsumsi berlebihan.

Makanan dan minuman manis mengandung gula tinggi yang berisiko memicu diabetes jika dikonsumsi berlebihan.

Jemarionline – Pakar kesehatan mengingatkan masyarakat agar lebih waspada terhadap pola makan tinggi gula yang berpotensi meningkatkan risiko diabetes. Konsumsi gula berlebihan, terutama dari minuman manis dan makanan olahan, dapat berdampak buruk bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Dokter spesialis penyakit dalam menjelaskan bahwa asupan gula yang berlebihan dapat menyebabkan lonjakan kadar gula darah. Jika kondisi ini terjadi terus-menerus, tubuh akan mengalami resistensi insulin yang menjadi faktor utama penyebab diabetes tipe 2.

Baca Juga :  Kurang Paparan Sinar Matahari Picu Kekurangan Vitamin D, Ahli Ingatkan Risiko Kesehatan

Selain diabetes, pola makan tinggi gula juga berisiko memicu obesitas, gangguan jantung, dan penurunan fungsi metabolisme. Banyak masyarakat tidak menyadari bahwa gula tersembunyi juga terdapat pada makanan kemasan yang sering dikonsumsi sehari-hari.

Pakar menyarankan masyarakat untuk membatasi konsumsi gula harian sesuai anjuran kesehatan dan memperbanyak asupan makanan alami, seperti sayur, buah, serta sumber protein sehat. Membaca label nutrisi pada kemasan juga menjadi langkah penting untuk mengontrol asupan gula.

Baca Juga :  Rutin Jalan Kaki 30 Menit Sehari Terbukti Menurunkan Risiko Diabetes

Dengan menerapkan pola makan seimbang dan mengurangi konsumsi gula berlebih, risiko diabetes dapat ditekan sejak dini dan kualitas hidup masyarakat dapat meningkat.

Berita Terkait

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur
Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati
Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?
Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia
Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang
7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal
AirPods Bisa Ganggu Alat Pacu Jantung? Dokter Jelaskan Fakta dan Risikonya
5 Herbal untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Secara Alami, Mudah Ditemukan
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati

Kamis, 24 September 2026 - 07:45 WIB

Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?

Kamis, 24 September 2026 - 07:33 WIB

Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia

Rabu, 16 September 2026 - 11:04 WIB

Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang

Berita Terbaru

PPPK tidak dapat menjabat PPK/PPSPM, tetapi bisa sebagai PPABP dan Staf Keuangan untuk tugas klerikal.(poto: AI).

Pemerintahan

Aturan Menkeu Tegaskan Posisi PPPK dalam Pengelolaan APBN

Senin, 5 Okt 2026 - 13:33 WIB

Asisten AI 'Edits Assistant' di Instagram Edits bantu kreator analisis performa konten Reels dan beri ide baru.(poto: AI).

Teknologi

Edits Assistant Instagram Resmi Hadir Bantu Evaluasi Reels

Senin, 5 Okt 2026 - 13:25 WIB

Fitur Virtual Try On di ChatGPT memudahkan pengguna mencoba pakaian secara virtual.(poto: AI).

Teknologi

OpenAI Luncurkan Fitur Coba Pakaian Virtual ChatGPT

Senin, 5 Okt 2026 - 13:19 WIB

Ilustrasi Whatsapp.(poto: unsplash).

Teknologi

Trik Mudah Memeriksa Kontak WhatsApp Paling Sering Dihubungi

Senin, 5 Okt 2026 - 13:09 WIB