Dokter Ingatkan Pentingnya Minum Air Putih Cukup, Cegah Dehidrasi dan Gangguan Ginjal

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 14 Februari 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi seseorang minum air putih untuk menjaga hidrasi tubuh dan kesehatan sepanjang hari.

Ilustrasi seseorang minum air putih untuk menjaga hidrasi tubuh dan kesehatan sepanjang hari.

Jemarionline — Kebiasaan kurang minum air putih masih sering dianggap sepele oleh banyak orang, padahal kondisi tersebut dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Para tenaga medis mengingatkan bahwa kebutuhan cairan tubuh harus terpenuhi setiap hari agar fungsi organ tetap berjalan optimal.

Menurut rekomendasi lembaga kesehatan dunia World Health Organization (WHO), tubuh manusia sangat bergantung pada keseimbangan cairan untuk menjaga suhu tubuh, melancarkan metabolisme, serta membantu proses pembuangan racun melalui urin dan keringat.

Dokter menjelaskan bahwa dehidrasi ringan saja sudah dapat menimbulkan gejala seperti sakit kepala, mudah lelah, sulit berkonsentrasi, hingga kulit terasa kering. Jika berlangsung dalam jangka panjang, kekurangan cairan berisiko meningkatkan gangguan fungsi ginjal serta memicu pembentukan batu ginjal.

Baca Juga :  72 Siswa Keracunan MBG, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup

Selain itu, kurang minum juga dapat memengaruhi kinerja otak. Tubuh yang kehilangan cairan akan mengalami penurunan suplai oksigen ke jaringan, sehingga seseorang menjadi mudah mengantuk dan produktivitas menurun. Kondisi ini sering terjadi pada pekerja yang terlalu fokus bekerja hingga lupa minum.

Kebutuhan cairan setiap orang berbeda tergantung usia, aktivitas fisik, dan kondisi lingkungan. Namun secara umum, orang dewasa dianjurkan mengonsumsi sekitar dua liter air atau setara delapan gelas per hari. Kebutuhan ini bisa meningkat pada cuaca panas atau saat melakukan aktivitas berat.

Baca Juga :  Gangguan Tidur Meningkat di Awal Tahun, Dokter Ingatkan Dampaknya bagi Kesehatan Mental dan Imunitas

Tenaga kesehatan menyarankan masyarakat membiasakan minum secara berkala tanpa menunggu rasa haus. Rasa haus sendiri merupakan tanda awal tubuh sudah mulai kekurangan cairan. Membawa botol minum pribadi, mengurangi konsumsi minuman manis, serta memperbanyak konsumsi buah tinggi air seperti semangka dan jeruk dapat membantu menjaga hidrasi tubuh.

Para ahli menegaskan bahwa menjaga kecukupan cairan merupakan langkah sederhana namun sangat penting untuk mempertahankan kesehatan jangka panjang serta mencegah berbagai penyakit yang berkaitan dengan metabolisme tubuh.

Berita Terkait

Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya
Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung
Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur
Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati
Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?
Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia
Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang
7 Kebiasaan Mudah yang Bikin Rambut Tampak Lebih Tebal
Berita ini 18 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati

Kamis, 24 September 2026 - 07:45 WIB

Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?

Berita Terbaru