Pemerintah dan DPR Perkuat Sinergi Legislasi untuk Stabilitas Politik Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPR RI menggelar rapat pembahasan legislasi bersama pemerintah sebagai upaya memperkuat sinergi dan stabilitas politik nasional.
(Sumber foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

DPR RI menggelar rapat pembahasan legislasi bersama pemerintah sebagai upaya memperkuat sinergi dan stabilitas politik nasional. (Sumber foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)

Jemarionline – Pemerintah bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memperkuat sinergi dalam proses legislasi sebagai upaya menjaga stabilitas politik nasional pada awal 2026. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pembahasan regulasi strategis berjalan efektif dan tepat waktu.

Koordinasi intensif dilakukan untuk menyelaraskan agenda legislasi prioritas yang berdampak langsung pada masyarakat. Pemerintah menekankan pentingnya komunikasi yang konstruktif agar proses pembahasan undang-undang berjalan transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Golkar Ingatkan Fatsun Politik, Anggota DPR Diminta Solid Dukung Pemerintah

DPR menyatakan komitmennya untuk mengedepankan kepentingan publik dalam setiap proses legislasi. Pembahasan regulasi diarahkan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan mendukung pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga :  Rusia Luncurkan Rudal Hipersonik Oreshnik ke Ukraina Barat, Ketegangan dengan NATO Meningkat

Penguatan sinergi ini diharapkan mampu menciptakan iklim politik yang kondusif serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap lembaga negara. Stabilitas politik dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Dengan kolaborasi yang solid, pemerintah dan DPR optimistis agenda legislasi nasional dapat diselesaikan sesuai target.

Berita Terkait

Putusan MK Ubah Aturan Pemilu, Parpol Bisa Gugur Jika Tak Penuhi 30% Caleg Perempuan
RUU Pemilu Kembali Diperdebatkan sebagai Inisiatif Pemerintah atau DPR
Prabowo Serukan Perdamaian di KTT ASEAN, Dorong Penyelesaian Konflik Thailand–Kamboja
Menhan Kumpulkan Jenderal Purnawirawan TNI, Gatot hingga Dudung Hadiri Pertemuan Tertutup
Ray Rangkuti Ingatkan Batas Sipil-Militer, Soroti Kasus Andrie Yunus
Kritik Mahasiswa Disorot, Andre Rosiade Tekankan Pentingnya Etika dalam Demokrasi
JK Siap Lapor Polisi, Tegaskan Tak Terlibat Isu Ijazah Jokowi
Prabowo Disambut Upacara Kenegaraan Saat Bertemu PM Jepang di Istana Akasaka
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:00 WIB

Putusan MK Ubah Aturan Pemilu, Parpol Bisa Gugur Jika Tak Penuhi 30% Caleg Perempuan

Minggu, 10 Mei 2026 - 15:00 WIB

RUU Pemilu Kembali Diperdebatkan sebagai Inisiatif Pemerintah atau DPR

Minggu, 10 Mei 2026 - 09:00 WIB

Prabowo Serukan Perdamaian di KTT ASEAN, Dorong Penyelesaian Konflik Thailand–Kamboja

Jumat, 24 April 2026 - 14:00 WIB

Menhan Kumpulkan Jenderal Purnawirawan TNI, Gatot hingga Dudung Hadiri Pertemuan Tertutup

Kamis, 16 April 2026 - 17:00 WIB

Ray Rangkuti Ingatkan Batas Sipil-Militer, Soroti Kasus Andrie Yunus

Berita Terbaru

Ilustrasi: Guru memeriksa berkas pendaftaran seleksi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026 melalui portal resmi SSCASN.(poto: AI).

Nasional

Kemensos Buka 331 Formasi PPPK Guru Agama Sekolah Rakyat 2026

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:57 WIB

Ilustrasi: OJK soroti kenaikan kredit macet pinjol yang kini capai 4,73 persen, minta platform perkuat manajemen risiko.(poto: AI).

Ekonomi

Kredit Macet Pinjol Naik, OJK Soroti Kemampuan Bayar

Sabtu, 10 Okt 2026 - 08:16 WIB