Kopi Robusta Kerinci ke Mesir Buka Peluang Ekspor Baru bagi Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: BEA CUKAI

Foto: BEA CUKAI

Kerinci, Jemarionline.com Kopi Robusta Kerinci kembali mencatat prestasi di pasar internasional. Komoditas unggulan asal Kabupaten Kerinci tersebut berhasil memasuki pasar Mesir melalui ekspor yang dilepas dari Pelabuhan Talang Duku, Provinsi Jambi. Keberhasilan ini memperlihatkan daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi petani dan pelaku usaha di daerah.

Ekspor tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi sektor perkebunan Jambi. Selain meningkatkan nilai jual komoditas daerah, pengiriman kopi ke luar negeri juga menunjukkan bahwa produk pertanian dari Kerinci mampu memenuhi standar pasar internasional. Karena itu, banyak pihak menilai ekspor ini sebagai langkah penting untuk memperkuat posisi Jambi dalam perdagangan global.

Di sisi lain, meningkatnya permintaan kopi dari luar negeri berpotensi mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Petani memperoleh pasar yang lebih luas, sementara pelaku usaha memiliki kesempatan untuk mengembangkan jaringan perdagangan internasional.

Ekspor 19,2 Ton Kopi Robusta ke Mesir

PT Cofftaqi Sumatra Indonesia (CSI) bersama HIPMI Kota Sungai Penuh mengirim kopi robusta asal Kerinci ke Mesir melalui jalur ekspor resmi.

Perusahaan mengekspor sebanyak 320 karung kopi robusta dengan total berat mencapai 19,2 ton. Jumlah tersebut menunjukkan tingginya minat pasar luar negeri terhadap kopi yang berasal dari kawasan pegunungan Kerinci.

Selain itu, Bea Cukai Jambi turut menghadiri pelepasan ekspor tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan komoditas unggulan daerah. Kehadiran berbagai pihak menunjukkan kuatnya kolaborasi dalam mendorong produk lokal menembus pasar global.

Karena itu, ekspor ini tidak hanya menjadi keberhasilan perusahaan eksportir, tetapi juga menjadi kebanggaan masyarakat Jambi secara keseluruhan.

Kerinci Miliki Potensi Besar di Sektor Kopi

Kabupaten Kerinci dikenal sebagai salah satu sentra produksi kopi berkualitas di Provinsi Jambi.

Wilayah yang berada di dataran tinggi tersebut memiliki tanah yang subur, suhu yang sejuk, dan kondisi alam yang sangat mendukung pertumbuhan tanaman kopi. Faktor-faktor tersebut membantu petani menghasilkan kopi dengan karakter rasa yang khas dan memiliki nilai jual tinggi.

Baca Juga :  Wali Kota Alfin Salat Zuhur Bersama Warga Di Musholla Al Hidayah

Selain itu, petani kopi di Kerinci terus meningkatkan kualitas hasil panen melalui berbagai program pembinaan dan pendampingan. Upaya tersebut membuat kopi Kerinci semakin mampu bersaing dengan produk dari daerah lain maupun negara penghasil kopi dunia.

Karena itu, banyak pelaku industri melihat Kerinci sebagai salah satu daerah yang memiliki prospek besar dalam pengembangan ekspor kopi Indonesia.

Bea Cukai Dukung UMKM Tembus Pasar Internasional

Bea Cukai Jambi terus mendorong pelaku usaha untuk memperluas pasar ekspor melalui berbagai program pendampingan.

Salah satu program yang aktif berjalan adalah Klinik Ekspor. Melalui program tersebut, Bea Cukai memberikan edukasi mengenai prosedur ekspor, dokumen perdagangan internasional, serta persyaratan yang harus dipenuhi pelaku usaha sebelum melakukan pengiriman ke luar negeri.

Kepala Kantor Bea Cukai Jambi, Dafit Kasianto, berharap keberhasilan ekspor kopi robusta Kerinci dapat menjadi inspirasi bagi pelaku usaha lain di Jambi.

Menurutnya, semakin banyak UMKM yang masuk pasar ekspor, semakin besar pula peluang pertumbuhan ekonomi daerah.

Petani dan UMKM Berpeluang Meningkatkan Pendapatan

Ekspor kopi robusta memberikan manfaat langsung kepada petani dan pelaku usaha lokal.

Ketika permintaan dari luar negeri meningkat, petani dapat memperluas produksi dan meningkatkan kualitas hasil panen. Selain itu, pelaku usaha pengolahan kopi juga memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kapasitas bisnis mereka.

Di sisi lain, aktivitas ekspor juga membuka peluang kerja baru pada sektor logistik, distribusi, pengolahan, dan perdagangan.

Karena itu, dampak ekonomi dari ekspor kopi tidak hanya dirasakan oleh eksportir, tetapi juga oleh masyarakat yang terlibat dalam rantai pasok komoditas tersebut.

Baca Juga :  Empat Raperbup Batang Hari Dibahas di Kemenkum Jambi

Pemprov Jambi Dorong Ekspor Lewat Pelabuhan Daerah

Pemerintah Provinsi Jambi terus mendorong pelaku usaha agar memanfaatkan pelabuhan yang berada di Jambi sebagai jalur ekspor utama.

Pemerintah menilai langkah tersebut dapat meningkatkan aktivitas perdagangan daerah sekaligus menambah pendapatan asli daerah (PAD). Selain itu, penggunaan pelabuhan lokal juga dapat mempercepat proses distribusi dan menekan biaya logistik.

Kepala Dinas Kominfo Provinsi Jambi menyatakan pemerintah berharap semakin banyak komoditas unggulan daerah melakukan ekspor langsung melalui pelabuhan di Jambi. Karena itu, pemerintah terus memperkuat dukungan terhadap sektor ekspor daerah.

Pasar Mesir Dinilai Menjanjikan

Mesir menjadi salah satu negara tujuan ekspor yang memiliki potensi besar bagi produk kopi Indonesia.

Pertumbuhan konsumsi kopi di negara tersebut terus meningkat seiring berkembangnya industri makanan dan minuman. Selain itu, kopi robusta Indonesia memiliki karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan pasar Timur Tengah dan Afrika Utara.

Keberhasilan memasuki pasar Mesir juga membuka peluang bagi kopi Kerinci untuk menjangkau negara lain di kawasan yang sama. Karena itu, eksportir optimistis pasar Timur Tengah akan menjadi salah satu tujuan ekspor potensial pada masa mendatang.

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Jambi

Keberhasilan ekspor kopi robusta Kerinci memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah.

Selain meningkatkan nilai perdagangan internasional, aktivitas ekspor juga memperkuat sektor perkebunan, perdagangan, dan jasa pendukung lainnya. Akibatnya, roda ekonomi daerah dapat bergerak lebih cepat dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

Lebih jauh lagi, keberhasilan ini memperkuat citra Jambi sebagai daerah penghasil komoditas berkualitas yang mampu bersaing di pasar dunia. Dengan demikian, peluang investasi pada sektor perkebunan dan pengolahan kopi juga semakin terbuka.

Berita Terkait

RSUD Kerinci Naik Kelas, Tender Pembangunan dan Renovasi Rumah Sakit Resmi Rampung
Serapan Jagung dan Gabah Petani Kerinci Terus Bertambah, Bulog Perkuat Ketahanan Pangan
Pemkot Jambi Targetkan Luas Tambah Tanam Padi 538 Hektare pada 2026
Kerinci Kembali Raih WTP Ke-11, Bupati Monadi Apresiasi Kinerja Seluruh Jajaran Pemerintah Daerah
Dewan Pengawas Baru Tirta Khayangan Diminta Proaktif Benahi Kinerja Perusahaan
WTP Ke-14 Diraih, Wali Kota Alfin Sebut Tata Kelola Keuangan Sungai Penuh Semakin Solid
Dana BOS 2026 SMP di Sungai Penuh Capai Rp 3,9 Miliar, SMPN 8 Kelola Rp 788 Juta
129 Bangunan KDKMP di Jambi Rampung, Percepatan Program Koperasi Merah Putih Terus Digenjot
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:00 WIB

Kopi Robusta Kerinci ke Mesir Buka Peluang Ekspor Baru bagi Jambi

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:00 WIB

RSUD Kerinci Naik Kelas, Tender Pembangunan dan Renovasi Rumah Sakit Resmi Rampung

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:00 WIB

Serapan Jagung dan Gabah Petani Kerinci Terus Bertambah, Bulog Perkuat Ketahanan Pangan

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:00 WIB

Pemkot Jambi Targetkan Luas Tambah Tanam Padi 538 Hektare pada 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 14:00 WIB

Kerinci Kembali Raih WTP Ke-11, Bupati Monadi Apresiasi Kinerja Seluruh Jajaran Pemerintah Daerah

Berita Terbaru