Komisi IV DPR: Komunikasi Kabinet Perlu Dibenahi Usai Debat Purbaya-Trenggono

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman. (dok. istimewa/Alex Indra).

Wakil Ketua Komisi IV DPR Alex Indra Lukman. (dok. istimewa/Alex Indra).

Jemarionline – Wakil Ketua Komisi IV DPR, Alex Indra Lukman, menyoroti debat terbuka antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono soal anggaran pembangunan kapal di media sosial. Alex meminta pola komunikasi di internal kabinet diperbaiki agar tidak menimbulkan polemik.

“Yang terlihat, pola komunikasi Pak Purbaya terbuka di mana saja, dan kali ini ditanggapi secara terbuka juga oleh Pak Trenggono. Harapannya komunikasi internal dibenahi sehingga tidak menimbulkan isu seperti ini,” kata Alex, Rabu (11/2/2026).

Baca Juga :  Krisis Iran 2026: Protes Besar, Inflasi Melonjak, dan Tekanan Politik Global

Alex menekankan bahwa persoalan ini bukan terkait koordinasi, melainkan informasi yang tidak utuh dibawa ke forum publik. Ia juga menanggapi isu reshuffle kabinet, berharap setiap perubahan dilakukan atas dasar substansi dan peningkatan kesejahteraan rakyat, bukan karena perdebatan di media sosial.

Polemik ini berawal ketika Purbaya menyebut anggaran kapal dari Kemenkeu sudah cair, tetapi industri galangan belum menerima pesanan. Trenggono menanggapi dengan meminta Purbaya mengecek langsung kepada anak buahnya. Ia menegaskan bahwa dana pembangunan kapal berasal dari pinjaman pemerintah Inggris, dan Indonesia berencana membangun 1.500 kapal ikan bekerja sama dengan Inggris.

Baca Juga :  Presiden Indonesia Umumkan Kebijakan Fiskal 2026 untuk Memperkuat Ekonomi Nasional

Debat ini muncul dalam acara “Revitalisasi Galangan Kapal dan Pelayaran Indonesia” yang diselenggarakan Kadin, di mana Purbaya mempertanyakan lambannya pemesanan kapal oleh KKP meskipun anggaran sudah dicairkan.

Berita Terkait

Sahroni Resmi Kembali Duduki Kursi Pimpinan Komisi III DPR RI Setelah Pergantian Fraksi
Golkar Ingatkan Fatsun Politik, Anggota DPR Diminta Solid Dukung Pemerintah
Yaqut Ajukan Praperadilan atas Status Tersangka, KPK Siap Hadapi Gugatan
Purbaya Siap Bertemu Trenggono Bahas Anggaran Kapal
Survei Indikator: Kepercayaan Publik ke TNI Masih Dominan, Namun Alami Koreksi
Demokrat Belum Tentukan Arah Pilpres 2029, PAN Tegaskan Dukungan ke Prabowo
Gerindra DKI Desak Penutupan Tempat Hiburan Malam di Lenteng Agung Jaksel
Waka MPR Dorong Pencegahan Pekerja Anak Lewat Kebijakan Komprehensif
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 19 Februari 2026 - 13:53 WIB

Sahroni Resmi Kembali Duduki Kursi Pimpinan Komisi III DPR RI Setelah Pergantian Fraksi

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:00 WIB

Golkar Ingatkan Fatsun Politik, Anggota DPR Diminta Solid Dukung Pemerintah

Kamis, 12 Februari 2026 - 08:20 WIB

Yaqut Ajukan Praperadilan atas Status Tersangka, KPK Siap Hadapi Gugatan

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:22 WIB

Purbaya Siap Bertemu Trenggono Bahas Anggaran Kapal

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:20 WIB

Komisi IV DPR: Komunikasi Kabinet Perlu Dibenahi Usai Debat Purbaya-Trenggono

Berita Terbaru

PPPK Gugat UU ASN, Soroti Pasal yang Dinilai Diskriminatif

Nasional

PPPK Gugat UU ASN, Soroti Pasal yang Dinilai Diskriminatif

Jumat, 27 Feb 2026 - 09:30 WIB