Kerja Sama Pertahanan dengan Pakistan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 14 Januari 2026 - 09:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Delegasi pertahanan Indonesia dan Pakistan berdiskusi dalam pertemuan resmi untuk memperkuat kerja sama militer bilateral.
(Credit: Antara News)

Delegasi pertahanan Indonesia dan Pakistan berdiskusi dalam pertemuan resmi untuk memperkuat kerja sama militer bilateral. (Credit: Antara News)

Jemarionline — Indonesia memperkuat langkah strategis di sektor pertahanan melalui pengembangan kerja sama dengan Pakistan pada awal 2026. Kolaborasi ini dipandang sebagai bagian dari upaya memperluas kemitraan internasional sekaligus meningkatkan kapasitas pertahanan nasional di tengah dinamika keamanan regional dan global yang terus berubah.

Kerja sama pertahanan tersebut mencakup berbagai bidang, mulai dari pertukaran pelatihan militer, peningkatan kemampuan sumber daya manusia, hingga peluang kolaborasi industri pertahanan. Kedua negara memiliki kepentingan bersama dalam menjaga stabilitas kawasan serta memperkuat kemandirian pertahanan masing-masing.

Pakistan dikenal memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan alutsista, termasuk di sektor kendaraan tempur, sistem persenjataan, dan teknologi pertahanan. Bagi Indonesia, kemitraan ini membuka peluang transfer pengetahuan dan peningkatan kemampuan teknis yang dinilai penting untuk mendukung modernisasi alat utama sistem senjata (alutsista).

Baca Juga :  Gaji ke-13 PNS dan THR, PPPK, dan Pensiunan 2026: Ini Estimasi Jadwal Cair serta Besaran yang Akan Diterima

Selain aspek militer, kerja sama ini juga mencerminkan penguatan hubungan diplomatik antara Jakarta dan Islamabad. Dialog pertahanan yang lebih intensif diharapkan mampu menciptakan kepercayaan strategis serta memperluas ruang kerja sama di bidang keamanan non-tradisional, seperti penanggulangan terorisme dan bantuan kemanusiaan.

Pemerintah menegaskan bahwa penguatan kerja sama pertahanan dengan Pakistan tetap berpegang pada prinsip politik luar negeri bebas aktif. Indonesia menilai kolaborasi ini tidak ditujukan untuk membentuk aliansi militer tertentu, melainkan untuk memperkuat kemampuan pertahanan secara defensif dan profesional.

Baca Juga :  PPPK Gugat UU ASN ke MK, Minta Status Setara PNS

Pengamat pertahanan menilai, langkah ini menjadi sinyal bahwa Indonesia terus berupaya mendiversifikasi mitra strategis, tidak hanya bergantung pada satu kawasan atau negara tertentu. Dengan semakin kompleksnya tantangan keamanan global, kerja sama lintas negara dinilai sebagai kebutuhan yang tidak terelakkan.

Ke depan, Indonesia dan Pakistan diharapkan dapat merealisasikan kerja sama ini dalam bentuk program konkret yang berkelanjutan, sehingga mampu memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kapasitas pertahanan nasional sekaligus memperkuat stabilitas regional.

Berita Terkait

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis
Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla
KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten
Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul
Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK
Daftar 10 Jenderal Bintang Empat TNI Polri Aktif Era Prabowo
Skema Pensiun ASN 2027 Berubah Langsung Masuk Rekening, PT Taspen Nyatakan Kesiapan Penuh
Menkop Pastikan Penyaluran Gaji PNS Lewat Koperasi Merah Putih Mulai Direalisasikan Tahun Ini
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 09:58 WIB

BKN Buka Suara Soal Peluang PPPK Menjadi PNS: Tidak Ada Pengangkatan Otomatis

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:22 WIB

Aturan Baru Penyaluran MBG Saat Sekolah Terapkan PJJ Akibat Karhutla

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 07:02 WIB

KPK Sita Tong Biru Berisi Uang Ratusan Juta Rupiah Terkait Suap Proyek Klaten

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 06:56 WIB

Sekjen PBB Kunjungi RI, Polisi Terapkan Rekayasa Jalur Jakarta Sentul

Jumat, 16 Oktober 2026 - 07:55 WIB

Profil Hamenang Wajar Ismoyo dan Catatan Hartanya Usai Terjaring OTT KPK

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB