Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Rekor Bersejarah Tercipta di Tengah Cedera Horor Ismael Kone

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Nathan Saliba dari timnas Kanada memperlihatkan jersey Ismael Kone sebagai bentuk selebrasi setelah mencetak gol keempat timnya pada laga Grup B Piala Dunia FIFA 2026.( poto : kompas.com )

Nathan Saliba dari timnas Kanada memperlihatkan jersey Ismael Kone sebagai bentuk selebrasi setelah mencetak gol keempat timnya pada laga Grup B Piala Dunia FIFA 2026.( poto : kompas.com )

Jakarta, jemarionline.com – Kanada vs Qatar 6-0 menjadi hasil bersejarah pada laga Grup B Piala Dunia 2026.

Timnas Kanada tampil dominan dan menghancurkan Qatar enam gol tanpa balas di Vancouver, Jumat (19/6/2026) dini hari WIB. Namun, kemenangan besar itu tetap menyisakan kekhawatiran setelah Ismael Kone mengalami cedera serius.

Bermain di BC Place, Kanada menunjukkan permainan agresif sejak awal pertandingan. Tim asuhan Jesse Marsch langsung mengambil kendali dan terus menekan sepanjang laga.

Kemenangan ini menjadi kemenangan pertama Kanada sepanjang sejarah penampilan mereka di Piala Dunia. Selain itu, hasil tersebut juga mencatat rekor sebagai kemenangan terbesar negara anggota CONCACAF di ajang tersebut.

Kanada Kuasai Pertandingan Sejak Menit Awal

Kanada membuka skor pada menit ke-16 lewat Cyle Larin.

Gol berawal dari tembakan Jonathan David yang gagal diamankan sempurna oleh kiper Qatar, Mahmoud Abunada. Larin bergerak cepat menyambar bola liar dan mengubah skor menjadi 1-0.

Kanada terus menjaga tekanan dan memperbesar keunggulan pada menit ke-29. Jonathan David melepaskan tendangan voli keras yang masuk ke sisi dekat gawang.

Baca Juga :  Barca Loyo Lawan Tim Spanyol di UCL, Atletico Kembali Jadi Batu Sandungan

Qatar semakin kehilangan kendali setelah Homam El Amin menerima kartu merah pada menit ke-33.

Wasit awalnya mengeluarkan kartu kuning. Setelah memeriksa tayangan VAR, wasit mengubah keputusan karena pelanggaran terjadi di luar kotak penalti dan menghentikan peluang emas Kanada.

Kanada langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain. Jonathan David mencetak gol kedua tepat sebelum turun minum dan membawa timnya unggul 3-0.

Jonathan David Cetak Hattrick Bersejarah

Kanada tidak mengendurkan permainan pada babak kedua. Mereka tetap menyerang dan menjaga ritme tinggi.

Jonathan David kembali mencetak gol pada penghujung laga dan melengkapi hattrick.

Catatan itu membuat David menjadi pemain tuan rumah pertama yang mencetak hattrick di Piala Dunia sejak Geoff Hurst pada Piala Dunia FIFA 1966.

Kanada juga mendapat tambahan gol dari Nathan Saliba dan gol bunuh diri Ahmed Al Mannai.

Total enam gol tersebut melampaui jumlah gol yang pernah Kanada kumpulkan dalam seluruh penampilan Piala Dunia sebelumnya.

Cedera Ismael Kone Ubah Suasana Pertandingan

Momen paling menyita perhatian terjadi pada menit ke-52.

Baca Juga :  Jelang Persebaya vs Persib, Bonek Soroti “Batang Hidung Bintang” Rp304 Miliar

Assim Madibo melakukan tekel terhadap Ismael Kone saat Kanada membangun serangan.

Para pemain langsung bereaksi dan memanggil tim medis. Pemeriksaan di lapangan menunjukkan kaki kiri Kone mengalami patah.

Tim medis memberikan penanganan sebelum membawa Kone keluar lapangan menggunakan tandu.

Wasit kemudian menaikkan hukuman Madibo dari kartu kuning menjadi kartu merah. Qatar harus menyelesaikan pertandingan dengan sembilan pemain.

Kone tetap sadar dan sempat melambaikan tangan kepada penonton sebelum meninggalkan lapangan.

Saliba Menyempurnakan Kemenangan Kanada

Kanada tetap menjaga fokus setelah insiden tersebut.

Nathan Saliba yang masuk menggantikan Kone langsung memberi dampak. Ia mencetak gol melalui tendangan bebas dan memperlebar jarak.

Kanada kemudian menambah gol melalui gol bunuh diri lawan sebelum Jonathan David menutup pesta gol dengan gol ketiganya.

Kemenangan ini membuka peluang besar bagi Kanada untuk melangkah lebih jauh di Piala Dunia 2026. Namun, perhatian berikutnya kemungkinan tertuju pada perkembangan kondisi Ismael Kone setelah cedera serius yang membayangi malam bersejarah tersebut.(ar)

Berita Terkait

Indonesia U-19 Tekuk Vietnam 2-1 dan Juara Grup A, Lolos ke Semifinal ASEAN 2026
PSSI Sumut Ambil Alih Akomodasi AFF U-19 2026 di Medan
Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 dari Fase Grup sampai Final
Inter Ditahan Bologna 3-3 di Laga Penutup
Arsenal Juara Liga Inggris 2026: The Gunners Akhiri Penantian 22 Tahun Usai Manchester City Tertahan di Bournemouth
Bung Harpa Nilai Persib Perlu Tampil Efektif di Tiga Laga Penentuan Gelar
Shin Tae-yong Masih Sering ke Indonesia Meski Tak Lagi Latih Timnas
Arne Slot: Liverpool Beruntung Cuma Kalah 0-2 dari PSG
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 07:22 WIB

Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026, Rekor Bersejarah Tercipta di Tengah Cedera Horor Ismael Kone

Senin, 8 Juni 2026 - 11:03 WIB

Indonesia U-19 Tekuk Vietnam 2-1 dan Juara Grup A, Lolos ke Semifinal ASEAN 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 06:35 WIB

PSSI Sumut Ambil Alih Akomodasi AFF U-19 2026 di Medan

Senin, 25 Mei 2026 - 11:36 WIB

Jadwal Lengkap Piala Dunia 2026 dari Fase Grup sampai Final

Minggu, 24 Mei 2026 - 07:00 WIB

Inter Ditahan Bologna 3-3 di Laga Penutup

Berita Terbaru