Iran Pilih Pakistan Jadi Mediator, DPR RI Soroti Pentingnya Perdamaian

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 29 Maret 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perang Iran vs Israel dan AS. (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)

Perang Iran vs Israel dan AS. (AFP/AHMAD AL-RUBAYE)

Jemarionline – Iran memilih Pakistan sebagai mediator dalam konflik dengan Amerika Serikat. Langkah ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya upaya membuka jalur komunikasi di tengah ketegangan yang masih berlangsung.

Selain Pakistan, Turki juga disebut berperan dalam membantu proses diplomasi. Namun, Iran dinilai lebih percaya kepada Pakistan karena memiliki hubungan yang relatif baik dengan kedua pihak.

Di Indonesia, DPR RI ikut menanggapi perkembangan tersebut. DPR menilai, yang paling penting bukan siapa mediatornya, tetapi bagaimana konflik bisa segera diredam.

Baca Juga :  Sekutu AS Mulai Beralih ke China, Kepercayaan ke Washington Menurun

Menurut DPR, ketegangan yang terus berlanjut berisiko memicu dampak yang lebih luas. Tidak hanya di kawasan Timur Tengah, tetapi juga terhadap stabilitas global.

Karena itu, DPR mendorong semua pihak untuk mengedepankan dialog. Upaya damai dinilai menjadi kunci agar konflik tidak semakin memburuk.

Pakistan sebagai mediator diharapkan mampu membuka ruang komunikasi yang efektif. Peran ini penting untuk menjembatani kepentingan kedua negara yang selama ini sulit bertemu secara langsung.

Baca Juga :  Hanya Tiga Orang di Dunia Bisa Keliling Dunia Tanpa Paspor, Siapa Saja?

Di sisi lain, Indonesia juga diharapkan tetap aktif dalam mendorong perdamaian dunia. Pendekatan diplomasi yang seimbang dinilai dapat membantu meredakan ketegangan internasional.

Situasi ini menunjukkan bahwa peran mediator sangat penting dalam konflik global. Namun, keberhasilan tetap bergantung pada komitmen semua pihak untuk mencari solusi damai.

Berita Terkait

Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok
Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan
Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar
Saudi Gelar Forum Umrah dan Ziyarah 2026 dengan Layanan Canggih
Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Indonesia Desak Investigasi PBB
Kejadian Drone di Rumah Menhan‑Menlu AS: Pentagon Siapkan Perlindungan Lebih Ketat
Harga Bensin di AS Lampaui US$4 per Galon, Warga Keluhkan Biaya Hidup
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 23:55 WIB

Voting DK PBB soal Selat Hormuz Ditunda Hingga Besok

Jumat, 3 April 2026 - 23:00 WIB

Pemimpin Junta Myanmar Terpilih Jadi Presiden, Militer Kembali Kuasai Pemerintahan

Jumat, 3 April 2026 - 10:00 WIB

Umrah Hanya untuk Warga Saudi, Jemaah Internasional Wajib Keluar

Jumat, 3 April 2026 - 01:00 WIB

Saudi Gelar Forum Umrah dan Ziyarah 2026 dengan Layanan Canggih

Kamis, 2 April 2026 - 13:00 WIB

Sejarah Terbentuknya Selat Hormuz: Jalur Strategis yang Terbentuk dari Proses Alam

Berita Terbaru

Pejabat Muaro Jambi Dirotasi, Dua Sekretaris OPD Dilantik ( dok.JAMBIUPDATE.CO)

Daerah

Pejabat Muaro Jambi Dirotasi, Dua Sekretaris OPD Dilantik

Sabtu, 4 Apr 2026 - 08:00 WIB

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Teknologi

Google Tuduh Korea Utara Serang Software Axios

Sabtu, 4 Apr 2026 - 07:00 WIB

Warganet Soroti Jalan Rusak, Ahmad Luthfi Jadi Sasaran Kritikan

Pemerintahan

Warganet Soroti Jalan Rusak, Ahmad Luthfi Jadi Sasaran Kritikan

Sabtu, 4 Apr 2026 - 05:00 WIB