Ratusan Ternak dari Australia Tiba, Perkuat Ketahanan Pangan

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 16 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Ternak dari Australia Tiba di Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan ( dok.detikfinance )

Ratusan Ternak dari Australia Tiba di Indonesia untuk Perkuat Ketahanan Pangan ( dok.detikfinance )

Jawa Timur, jemarionline.com – Pemerintah Indonesia menerima kedatangan ratusan hewan ternak dari Australia melalui Bandara Internasional Juanda, Jawa Timur. Petugas karantina langsung mengawasi proses bongkar muat untuk memastikan seluruh hewan berada dalam kondisi aman dan sehat. Kedatangan ini mencakup sapi perah, domba, dan unta yang akan mendukung kebutuhan sektor peternakan nasional.

Badan Karantina Indonesia (Barantin) mencatat bahwa pengiriman ini terdiri dari puluhan sapi perah, ratusan domba, serta puluhan unta. Petugas langsung memindahkan hewan-hewan tersebut ke fasilitas karantina setelah tiba di Indonesia untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh.

Pemerintah Perketat Pemeriksaan Kesehatan Hewan

Barantin memperketat pemeriksaan terhadap seluruh hewan impor yang masuk ke Indonesia. Petugas melakukan pengecekan fisik, pengambilan sampel kesehatan, serta observasi terhadap potensi penyakit menular. Pemerintah menegaskan bahwa mereka hanya mengizinkan hewan yang lolos standar kesehatan untuk melanjutkan proses distribusi.

Baca Juga :  Dolar AS Tembus Rp 18.000, Pemerintah Yakin Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat

Petugas karantina juga mengawasi proses isolasi hewan selama masa observasi. Mereka memastikan tidak ada risiko penyakit yang dapat menyebar ke peternakan lokal. Langkah ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menjaga keamanan pangan asal hewan di Indonesia.

Pemerintah Dorong Peningkatan Produksi Susu dan Daging

Pemerintah mendorong impor ternak ini sebagai bagian dari strategi memperkuat ketahanan pangan nasional. Kementerian terkait memanfaatkan sapi perah impor untuk meningkatkan produksi susu dalam negeri yang masih belum mampu memenuhi permintaan masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga memanfaatkan domba impor untuk mendukung peningkatan pasokan daging. Peternak lokal dapat memanfaatkan kehadiran bibit unggul ini untuk meningkatkan kualitas ternak di Indonesia melalui program pengembangan dan perkawinan silang.

Baca Juga :  MBG Tak Dibagikan Saat Libur Lebaran 18–24 Maret 2026, Diganti Paket Bundling

Dampak untuk Program Gizi Nasional

Pemerintah mengaitkan kedatangan ternak ini dengan program peningkatan gizi masyarakat, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah berharap ketersediaan protein hewani meningkat sehingga kebutuhan gizi masyarakat dapat terpenuhi secara lebih merata.

Selain itu, pemerintah juga mendorong sektor peternakan lokal untuk beradaptasi dengan teknologi dan bibit unggul yang berasal dari luar negeri. Dengan cara ini, pemerintah menargetkan peningkatan produksi jangka panjang yang lebih stabil dan berkelanjutan.

Kesimpulan

Kedatangan ratusan ternak dari Australia menunjukkan upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pemerintah mengawasi ketat setiap tahap proses impor untuk menjaga kesehatan hewan dan keamanan pangan. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan produksi susu dan daging serta mendukung program gizi masyarakat di Indonesia.***

Berita Terkait

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak
Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar
OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia
Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya
Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan
PPN Strava Premium Berlaku, DJP Jelaskan Pengguna yang Kena Pajak
Prabowo Dijadwalkan Resmikan Biodiesel B50 pada 9 Juli, Pemerintah Percepat Transisi Energi
Tarif Listrik Juli-September 2026 Resmi Tidak Naik, Ini Penjelasannya
Berita ini 11 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 13:00 WIB

Rupiah Tembus Rp18.100 per Dolar AS, Pasar Keuangan Bergejolak

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:00 WIB

Rupiah Ditutup Menguat, Optimisme IMF Dorong Sentimen Pasar

Kamis, 9 Juli 2026 - 11:00 WIB

OJK Bantah Bank Asing Tarik Dana Besar-Besaran dari Indonesia

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:00 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, BP, dan Vivo 7 Juli 2026, Cek Daftar Terbarunya

Minggu, 5 Juli 2026 - 13:00 WIB

Purbaya: Ekonomi Indonesia Terus Membaik, MBG Jadi Fondasi Pertumbuhan

Berita Terbaru

Sumber : Arianti Widya/Viva.co.id

OTOMOTIF

Jelang GIIAS 2026, Harga Mobil MPV Mulai Rp167 Jutaan

Senin, 27 Jul 2026 - 10:00 WIB

Teknologi

Apple TV 2026: Jadwal Rilis, Rumor, dan Spesifikasi Terbaru

Senin, 27 Jul 2026 - 07:00 WIB