Jemarionline – Kasus hipertensi usia muda dilaporkan terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir. Kondisi ini kini banyak ditemukan pada kelompok usia produktif, terutama mereka yang jarang beraktivitas fisik dan memiliki pola makan tidak sehat.
Dokter menyebut gaya hidup sedentari menjadi salah satu penyebab utama tekanan darah tinggi pada anak muda. Kebiasaan duduk terlalu lama, jarang olahraga, serta konsumsi makanan tinggi garam memperbesar risiko hipertensi sejak dini.
Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Andika Pratama, mengatakan banyak penderita tidak menyadari dirinya mengalami hipertensi.
“Sebagian besar pasien datang tanpa keluhan berat. Setelah diperiksa, tekanan darah mereka sudah di atas normal,” ujarnya.
Ia menjelaskan, hipertensi sering disebut sebagai silent killer karena tidak selalu menimbulkan gejala. Jika tidak dikendalikan, penyakit ini dapat meningkatkan risiko stroke, penyakit jantung, dan gangguan ginjal, bahkan di usia muda.
Untuk mencegah kondisi tersebut, masyarakat disarankan menerapkan pola hidup sehat. Langkah sederhana seperti olahraga rutin, mengurangi konsumsi garam, menjaga berat badan ideal, dan mengelola stres dapat membantu menjaga tekanan darah tetap stabil.
Selain itu, dokter juga mengimbau masyarakat untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah secara berkala, meskipun merasa sehat. Deteksi dini dinilai penting untuk mencegah komplikasi di kemudian hari.









