72 Siswa Keracunan MBG, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

72 Siswa Keracunan MBG, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup

72 Siswa Keracunan MBG, DPR Minta SPPG Pondok Kelapa Ditutup

Jemarionline.com, Sebanyak 72 siswa dari empat sekolah di Pondok Kelapa, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disediakan SPPG Pondok Kelapa 2.

Para siswa menunjukkan gejala mual, muntah, dan diare. Sebagian harus dirawat di rumah sakit. Kejadian ini terjadi pada Kamis, 2 April 2026, dan segera memicu perhatian publik.

Komisi IX DPR RI menilai penutupan sementara SPPG tidak cukup. Wakil Ketua Komisi IX, Charles Honoris, mendesak agar SPPG Pondok Kelapa 2 ditutup secara permanen. Ia menekankan tindakan ini penting sebagai efek jera sekaligus untuk menjaga standar keamanan pangan bagi siswa.

Baca Juga :  Lonjakan Kasus Gangguan Tidur, Ahli Kesehatan Ingatkan Dampaknya bagi Imunitas

DPR juga meminta Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan audit menyeluruh terhadap proses produksi, distribusi, dan pengawasan mutu makanan di program MBG. Keterlibatan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) juga dianggap penting untuk memastikan keamanan pangan di sekolah.

Baca Juga :  Kasus DBD di Jambi Mulai Muncul, Dinkes Ingatkan Warga Waspadai Musim Hujan

Sementara itu, pihak BGN telah melakukan inspeksi awal di lokasi SPPG yang menjadi sumber keracunan untuk mengetahui penyebab kejadian. Keputusan lanjutan akan ditentukan setelah pemeriksaan selesai.

Kasus ini menjadi pengingat bahwa program pemberian makanan di sekolah harus selalu aman dan berkualitas, agar kejadian serupa tidak terulang.

Berita Terkait

Kabut Asap Pekat Selimuti Jambi, Warga Desak Pembagian Masker Gratis
Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya
Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung
Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur
Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati
Ubi Jalar vs Pisang: Mana Terbaik untuk Gula Darah?
Hipertensi Geser Merokok Jadi Pemicu Utama Serangan Jantung di Indonesia
Edukasi Nyeri Punggung Bawah: RS M Djamil Imbau Warga Tak Sepelekan Sakit Pinggang
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Kabut Asap Pekat Selimuti Jambi, Warga Desak Pembagian Masker Gratis

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Cara Pindah BPJS Mandiri ke PBI Gratis: Simak Syarat dan Tahapan Resminya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Ratusan Orang Diduga Keracunan Usai Menyantap Makanan Restoran Korea di Bandung

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Cara Efektif Mengatasi Kutu Beras dan Ngengat Lemari Dapur

Senin, 5 Oktober 2026 - 12:43 WIB

Kebiasaan Harian Perkotaan yang Picu Risiko Perlemakan Hati

Berita Terbaru

Deretan Huawei Nova 16s Series dengan kamera 200 MP resmi hadir di Indonesia mengusung baterai 7.000 mAh.(poto: AI).

Teknologi

Huawei Nova 16s Series Rilis di RI Bawa Kamera 200 MP

Kamis, 22 Okt 2026 - 20:07 WIB

Ilustarsi Seorang warga sedang bertransaksi membeli emas Antam di outlet Pegadaian, Kamis (22/10/2026).(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Pegadaian 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:20 WIB

Petugas Mantri BRI menjelaskan tabel simulasi angsuran KUR kepada pelaku usaha mikro di warung kelontong.(ilustrasi poto: AI).

Ekonomi

Simulasi Angsuran KUR BRI 2026 Pinjaman Rp 60 Juta

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:14 WIB

Emas batangan Antam kemasan CertiCard pecahan 1 gram bersanding dengan kalkulator di atas meja kayu.(poto: AI).

Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 22 Oktober 2026 Turun Tipis

Kamis, 22 Okt 2026 - 13:09 WIB