BBTNKS Turunkan Tim Selidiki Laporan Kemunculan Harimau Sumatera di Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA/HO-SPTN Wilayah I BBTNKS.

Foto: ANTARA/HO-SPTN Wilayah I BBTNKS.

KERINCI, Jemarionline.com – Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BBTNKS) mengirim tim ke Desa Ujung Ladang, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, setelah menerima laporan warga terkait kemunculan harimau Sumatera di kawasan perladangan.

Petugas segera mendatangi lokasi untuk mengecek laporan warga secara langsung. Langkah tersebut bertujuan memastikan kondisi lapangan sekaligus mengumpulkan informasi yang akurat mengenai keberadaan satwa tersebut.

Kepala Seksi Pengelolaan Taman Nasional Wilayah I BBTNKS David mengatakan sejumlah warga mengaku melihat seekor harimau melintas di sekitar area ladang.

Tim Periksa Lokasi Kemunculan

Tim BBTNKS memeriksa lokasi yang warga tunjuk sebagai titik kemunculan harimau.

Petugas menyisir kawasan perladangan dan area sekitar untuk mencari tanda keberadaan satwa tersebut. Pada pemeriksaan awal, tim belum menemukan jejak yang memastikan keberadaan harimau di lokasi.

Meski demikian, petugas tetap melanjutkan pemantauan karena beberapa warga mengaku melihat satwa tersebut secara langsung.

Baca Juga :  Balai TNKS Akui Hanya Miliki 200 Personel, Pengawasan Hutan Jadi Tantangan Serius

Petugas Telusuri Video dan Jejak

Selain menerima laporan warga, petugas juga menelusuri video yang beredar di masyarakat.

Tim menerima informasi mengenai jejak yang mengarah ke keberadaan satwa liar tersebut. Petugas kemudian mencocokkan informasi lapangan dengan laporan yang diterima dari warga.

Meski demikian, petugas masih memeriksa seluruh informasi itu secara mendalam sebelum menyimpulkan hasil investigasi.

BBTNKS dan BKSDA Perkuat Koordinasi

BBTNKS menjalin koordinasi dengan BKSDA Jambi untuk menindaklanjuti laporan masyarakat.

Kedua lembaga itu mengumpulkan informasi lapangan dan menentukan langkah lanjutan jika petugas menemukan harimau. Mereka juga menyusun langkah antisipasi guna mencegah konflik antara manusia dan satwa liar.

Koordinasi itu juga bertujuan menjaga keselamatan masyarakat dan melindungi harimau Sumatera yang hidup di kawasan konservasi.

Baca Juga :  Tradisi Kenduri Sko Kerinci Dimulai dengan Ritual Mencuci Pusaka

Warga Diminta Tetap Waspada

David mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan selama petugas melakukan pemeriksaan.

Ia meminta warga mengurangi aktivitas sendirian di ladang, terutama pada pagi dan sore hari. Jika harus bekerja di kebun, warga sebaiknya pergi bersama keluarga atau kelompok.

Selain itu, petugas meminta warga membawa alat yang menghasilkan suara agar dapat mengurangi risiko pertemuan dengan satwa liar.

Harimau Diduga Mengikuti Mangsa

Petugas menduga harimau tersebut hanya melintas di kawasan perladangan.

Tim menemukan informasi mengenai pergerakan babi hutan di sekitar lokasi. Harimau sering mengikuti pergerakan babi hutan karena satwa itu menjadi salah satu sumber pakannya di alam liar.

Karena itu, petugas berharap harimau segera kembali ke habitat alaminya tanpa menimbulkan gangguan bagi masyarakat.

Berita Terkait

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS
APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM
Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN
BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini
Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh
Disdik Kerinci Dorong Gerakan Ayah Antar Anak ke Sekolah
BKPSDM Sungai Penuh Perketat Pengawasan, ASN Wajib Tertib Absensi
Disperindag Sungai Penuh Perketat Pengawasan Harga LPG 3 Kg
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:00 WIB

Wali Kota Alfin Serahkan Seragam Gratis Saat Pantau MPLS

Jumat, 17 Juli 2026 - 13:00 WIB

APBD 2027 Kerinci Fokus pada Pertanian, Pariwisata dan SDM

Jumat, 17 Juli 2026 - 12:00 WIB

Kasus DBD di Sungai Penuh Naik Jadi 88, Dinkes Gencarkan PSN

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:00 WIB

BMKG Prediksi Kabut Tebal Selimuti Sebagian Besar Jambi Hari Ini

Jumat, 17 Juli 2026 - 10:45 WIB

Harga LPG 3 Kg di Kerinci dan Sungai Penuh Melambung, Warga Mengeluh

Berita Terbaru

REDMAGIC

Teknologi

RedMagic Astra 2 Resmi Global, Tablet Gaming Layar OLED 185Hz

Sabtu, 18 Jul 2026 - 07:00 WIB